detikfinance

Inflasi Desember Diprediksi Hanya 0,1-0,2%

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Kamis, 18/12/2008 15:21 WIB
Foto: Dikhy Sasra/detikcom
Jakarta - Inflasi Desember diprediksi masih tetap rendah di kisaran 0,1-0,2% meski ada perayaan Natal dan tahun baru. Inflasi bisa rendah karena rendahnya konsumsi seiring ongkos transportasi yang turun.

Hal ini disampaikan ekonom BNI Ryan Kiryanto kepada wartawan  usai Seminar Indonesia Economic Outlook 2009 dalam Ulang tahun ke 50, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia di Gedung LPPI, Jalan Kemang Raya, Jakarta, Kamis (18/12/2008).

"Walaupun banyak saudara kita  yang merayakan natal dan tahun baru,  Tapi Desember itu konsumsinya akan rendah karena ongkos transportasi juga rendah sehingga prediksi saya angka  O,1 - O,2 persen. Sehingga year on year inflasi  10,9 persen dan saat itulah BI rate harus turun," urainya.

Dengan inflasi yang terus turun, maka BI Rate pun ikut turun. Ryan memrediksi BI Rate akan turun di kisaran 8,75-9 persen. BI Rate saat ini adalah 9,25%.

"Bulan depan kita masuk di daerah 9 persen, bahkan 8,75 penurunan ini lebih cepat karena inflasinya turun," jelasnya.

Menurut Ryan, jika BI menurunkan lagi BI ratenya maka penurunannya harus bertahap dan konsisten yaitu sekitar 25 basis poin.

"Saya setuju kalau penurunanya jangan langsung dan yang penting konsisten agar perbankan mudah mengatur suku bunganya dan ini membutuhkan waktu tiga bulan," pungkasnya.

(epi/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.