detikfinance

MenkumHAM Akui 66 Rekening Liar

Rachmadin Ismail - detikfinance
Jumat, 19/12/2008 16:30 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dephukham) mengakui ada 66 rekening yang dikategorikan sebagai rekening liar. Sebagian dari rekening tersebut disimpan di BNP Paribas dan milik Hendra Raharja.

Demikian disampaikan Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata ketika dihubungi wartawan lewat telepon, Jumat (19/12/2008).

"Memang ada 66 rekening, tapi sebagian sudah ditutup. Sisanya yang masih ada adalah rekening BNP Paribas dan rekening milik Hendra Raharja. Tapi kalau jumlahnya saya nggak tahu," katanya.

Selain rekening tersebut, menurut Andi, ada juga rekening dari Balai Harta Peninggalan (BHP) dan beberapa rekening lainnya. Ada juga rekening yang didepositokan dan beberapa pemilik rekening malah ada yang sudah meninggal.

Terkait jumlah dana yang tersimpan dalam rekening tersebut, Andi mencoba meyakinkan kalau dana di rekening tersebut tidaklah banyak. Saking sedikitnya dana yang tersimpan, beberapa rekening malahan sudah mencapai batas minimum dana simpanan sehingga bisa tertutup dengan sendirinya.

"Itu yang susahnya. Jumlah rekeningnya sedikit, hanya Rp 5.000-10.000. Tidak ditutup pun akan mati sendiri matinya," katanya.



(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.