Menkeu Yakin Terjadi Deflasi di Bulan Desember
Minggu, 21/12/2008 13:02 WIB
Gedung BPS (Foto: Wahyu/detikcom)
Jakarta - Menkeu Sri Mulyani yakin pada bulan Desember akan terjadi deflasi, meski ada perayaan natal dan tahun baru. Inflasi pun bisa ditekan di bawah 11%.
Hal tersebut ditegaskan Sri Mulyani dalam MUNAS V KADIN yang bertema: 'Membangun Ekonomi Daerah untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional' di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (21/12/2008)
"Untuk Desember saya yakin akan terjadi deflasi sehingga inflasi akan di bawah 11 persen," tegas Sri Mulyani dengan yakin. Menurutnya deflasi terjadi karena turunnya harga-harga selama bulan Desember.
BPS mencatat inflasi November sebesar 0,12%, dengan inflasi tahun kalendar dari Januari hingga November sebesar 11,1% dan year on year 11,68%. Untuk pertama kalinya, selama bulan November, sektor makanan mengalami deflasi.
Ia menambahkan, yang tetap harus dipertahankan kedepan adalah tren pergerakan harga komoditas dan nilai tukar rupiah yang harus dijaga stabilitasnya.
"Kalau nilai tukar dijaga dengan stabil, maka gross akan tumbuh dan inflasi bisa melemah. Yang jelas kita fokuskan pada berapa banyaknya growth akan turun," ungkapnya.
Sri Mulyani menambahkan semua negara didunia sudah merevisi pertumbuhan ekonominya baik ditahun ini dan tahun depan.
"Semua negara menghadapi statisik penurunan yang lebih cepat dan dalam. Dalam situasi ini ada yang belum dioptimalkan yaitu mengoptimalkan potensi domestik growth," ungkapnya.
(epi/qom)
Hal tersebut ditegaskan Sri Mulyani dalam MUNAS V KADIN yang bertema: 'Membangun Ekonomi Daerah untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional' di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (21/12/2008)
"Untuk Desember saya yakin akan terjadi deflasi sehingga inflasi akan di bawah 11 persen," tegas Sri Mulyani dengan yakin. Menurutnya deflasi terjadi karena turunnya harga-harga selama bulan Desember.
BPS mencatat inflasi November sebesar 0,12%, dengan inflasi tahun kalendar dari Januari hingga November sebesar 11,1% dan year on year 11,68%. Untuk pertama kalinya, selama bulan November, sektor makanan mengalami deflasi.
Ia menambahkan, yang tetap harus dipertahankan kedepan adalah tren pergerakan harga komoditas dan nilai tukar rupiah yang harus dijaga stabilitasnya.
"Kalau nilai tukar dijaga dengan stabil, maka gross akan tumbuh dan inflasi bisa melemah. Yang jelas kita fokuskan pada berapa banyaknya growth akan turun," ungkapnya.
Sri Mulyani menambahkan semua negara didunia sudah merevisi pertumbuhan ekonominya baik ditahun ini dan tahun depan.
"Semua negara menghadapi statisik penurunan yang lebih cepat dan dalam. Dalam situasi ini ada yang belum dioptimalkan yaitu mengoptimalkan potensi domestik growth," ungkapnya.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
