Defisit APBN 2009 Dipertahankan Sebesar 1%
Senin, 05/01/2009 15:11 WIB
Foto: Bappenas
Jakarta - Pemerintah akan mempertahankan defisit anggaran APBN 2009 sebesar 1%. Pemerintah juga akan melakukan sejumlah perubahan APBN 2009 seiring adanya stimulus ekonomi sebesar Rp 50 triliun di 2009.
"Defisit masih kita hitung, kalau bisa bertahan di 1% di tahun 2009. Pelebaran defisit harus menambah cost, kita sendiri kesulitan cash of money," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzeta usai acara rapat koordinasi di Gedung Depkeu, Senin (5/1/2009).
Menurut Paskah, dengan adanya stimulus ekonomi senilai Rp 50 triliun, pemerintah bisa mengajukan APBN Perubahan 2009 atau melakukan penyesuaian sesuai mekanisme dalam UU APBN 2009 yang mengatur langkah pemerintah dalam kondisi darurat.
"Dana Rp 12,5 triliun sudah mulai direalisasikan, untuk Rp 38 triliun itu untuk 2009, saya rasa harus ada mekanisme perubahan, bisa juga pakai pasal APBN yang kita sepakati dengan DPR," katanya.
Dikatakannya dana stimulus ekonomi merupakan hasil dari dana silpa atau sisa lebih penggunaan anggaran 2008 yang tidak langsung digelontorkan untuk program stimuls saja tetapi sisanya bisa untuk menutupi defisit anggaran 2009.
Selain itu, lanjut Paskah, mengenai dana standby loan senilai US$ 5 miliar masih dibutuhkan dalam rangka pengamanan jaring pengaman sosial melalui program padat karya, pelebaran program PNPM dan lainnya. "Tetap kita memerlukan standby loan," ucapnya.
(hen/lih)
"Defisit masih kita hitung, kalau bisa bertahan di 1% di tahun 2009. Pelebaran defisit harus menambah cost, kita sendiri kesulitan cash of money," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzeta usai acara rapat koordinasi di Gedung Depkeu, Senin (5/1/2009).
Menurut Paskah, dengan adanya stimulus ekonomi senilai Rp 50 triliun, pemerintah bisa mengajukan APBN Perubahan 2009 atau melakukan penyesuaian sesuai mekanisme dalam UU APBN 2009 yang mengatur langkah pemerintah dalam kondisi darurat.
"Dana Rp 12,5 triliun sudah mulai direalisasikan, untuk Rp 38 triliun itu untuk 2009, saya rasa harus ada mekanisme perubahan, bisa juga pakai pasal APBN yang kita sepakati dengan DPR," katanya.
Dikatakannya dana stimulus ekonomi merupakan hasil dari dana silpa atau sisa lebih penggunaan anggaran 2008 yang tidak langsung digelontorkan untuk program stimuls saja tetapi sisanya bisa untuk menutupi defisit anggaran 2009.
Selain itu, lanjut Paskah, mengenai dana standby loan senilai US$ 5 miliar masih dibutuhkan dalam rangka pengamanan jaring pengaman sosial melalui program padat karya, pelebaran program PNPM dan lainnya. "Tetap kita memerlukan standby loan," ucapnya.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
