Kadin: Stimulus Ekonomi Redam PHK
Senin, 05/01/2009 17:43 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Program stimulus sebesar Rp 50 triliun yang akan digulirkan pemerintah pada 2009 diperkirakan akan banyak menyelamatkan banyak karyawan yang terancam PHK.
Jika pemerintah memperkirakan hingga triwulan kedua 2009 bakal terjadi PHK 200.000 karyawan, maka dengan adanya program stimulus ini mengurangi potensi PHK tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Kadin MS Hidayat dalam acara konferensi pers pengumuman pengurus baru Kadin 2008-2013, di wisma Kadin, Senin (5/1/2009).
"Perkiraan sebelum stimulus, di kuartal pertama-kedua kira-kira 200.000 orang, saya rasa bisa dikurangi karena semula stimulusnya Rp 12,5 triliun, sekarang hingga Rp 60 triliun, ini bisa terjadi asal tepat sasaran," katanya.
Untuk itu pihaknya akan membentuk tim khusus untuk melakukan inventarisasi sektor industri mana saja yang akan memperoleh stimulus termasuk untuk industri padat karya, UKM dan lain-lain.
"PHK adalah yang terakhir yang mesti diupayakan, kalau pemerintah sudah mengupayakan stimulus ini bisa ditekan," jelas Hidayat.
Ia mencontohkan banyak cara yang bisa ditempuh pemerintah untuk bernegosiasi dengan pengusaha agar kejadian PHK besar-besaran bisa diredam. Misalnya dengan melakukan penundaan pembayaan PPn, PPh dan lain-lain. Hal ini, lanjut Hidayat, harus bisa dilakukan pada awal tahun 2009.
"Banyak hal yang dilakukan asal mereka tidak melakukan PHK," jelasnya.
Hidayat menegaskan, meski ada stimulus berpuluh-puluh triliun, namun menekan PHK hingga 100% tidaklah mungkin dilakukan.
"Paling tidak, bisa menguranginya," katanya.
(hen/lih)
Jika pemerintah memperkirakan hingga triwulan kedua 2009 bakal terjadi PHK 200.000 karyawan, maka dengan adanya program stimulus ini mengurangi potensi PHK tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Kadin MS Hidayat dalam acara konferensi pers pengumuman pengurus baru Kadin 2008-2013, di wisma Kadin, Senin (5/1/2009).
"Perkiraan sebelum stimulus, di kuartal pertama-kedua kira-kira 200.000 orang, saya rasa bisa dikurangi karena semula stimulusnya Rp 12,5 triliun, sekarang hingga Rp 60 triliun, ini bisa terjadi asal tepat sasaran," katanya.
Untuk itu pihaknya akan membentuk tim khusus untuk melakukan inventarisasi sektor industri mana saja yang akan memperoleh stimulus termasuk untuk industri padat karya, UKM dan lain-lain.
"PHK adalah yang terakhir yang mesti diupayakan, kalau pemerintah sudah mengupayakan stimulus ini bisa ditekan," jelas Hidayat.
Ia mencontohkan banyak cara yang bisa ditempuh pemerintah untuk bernegosiasi dengan pengusaha agar kejadian PHK besar-besaran bisa diredam. Misalnya dengan melakukan penundaan pembayaan PPn, PPh dan lain-lain. Hal ini, lanjut Hidayat, harus bisa dilakukan pada awal tahun 2009.
"Banyak hal yang dilakukan asal mereka tidak melakukan PHK," jelasnya.
Hidayat menegaskan, meski ada stimulus berpuluh-puluh triliun, namun menekan PHK hingga 100% tidaklah mungkin dilakukan.
"Paling tidak, bisa menguranginya," katanya.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
