detikfinance

Bapepam Sayangkan Kejahatan Pemilik Sarijaya Sekuritas

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Selasa, 06/01/2009 13:07 WIB
Foto: Indro Bagus/detikFinance
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyayangkan perilaku pemilik PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS). Padahal selama ini Sarijaya Sekuritas dikenal sebagai perusahaan yang baik dengan jaringan yang luas dan nasabah yang banyak.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany di Kantor Bapepam, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Selasa (6/1/2009).

"Sayang sekali yang dilakukan oleh pemilik yang melakukan kejahatan merusak citra SPS yang selama ini cukup baik," imbuhnya.

Lebih lanjut Bapepam berharap seluruh anggota bursa untuk ikut membantu menyelamatkan Sarijaya Sekuritas.

"Kemarin kita rapat dengan seluruh anggota bursa dan kasih tahu semua detail kejadiannya. Kita minta mereka ikut berpikir bagaimana menyelamatkan SPS," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kalau SPS akhirnya sampai ditutup. "Tapi kita akan lihat saja nanti, arahnya kan private solution. Kalau nanti ditutup, kita harapkan ada perusahaan sekuritas lain yang akan ambil alih. Tapi itu masih nanti lah," ujarnya.

Menurutnya, Bapepam masih akan mencermati dulu kasus tersebut hingga tuntas baru setelah itu mengambil keputusan. Bapepam juga masih akan mengklarifikasi nilai aset yang sudah dibekukan.

"Yang penting masyarakat harus tetap tenang karena kita sudah menangani dan asetnya dibekukan semua jadi enggak ada mutasi lagi di SPS," katanya.

Fuad juga mengatakan, Bapepam akan lebih meningkatkan kecepatan kordinasi dengan Bareskrim untuk ke depannya.

"Sekarang ini kordinasi kita sudah semakin baik. Hanya dalam hitungan satu-dua hari langsung kita tangkap," pungkasnya.



(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.