detikfinance

Nasabah Saham Sarijaya Diminta Serahkan Bukti Kepemilikan Dana

Indro Bagus SU - detikfinance
Kamis, 08/01/2009 14:06 WIB
(Foto: Indro-detikfinance)
Jakarta - Nasabah yang membuka rekening saham di PT Sarijaya Permana Sekuritas diminta segera menyerahkan bukti kepemilikan dana maupun saham kepada tim yang dibentuk oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

"Sekarang nasabah Sarijaya sedang diminta menyerahkan bukti-bukti kepemilikannya untuk dicocokkan dengan data-data verifikasi," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, Jakarta, Kamis (8/1/2009).

Erry mengatakan, data-data kepemilikan nasabah Sarijaya diperlukan dengan segera untuk memudahkan proses verifikasi. "Saat ini proses verifikasi sedang fokus pada rekening nasabah. Jadi dengan bukti-bukti itu akan kelihatan lebih kurangnya dimana, nantinya seperti apa," jelas Erry.

Mekanismenya, Erry menjelaskan, setiap kantor cabang Sarijaya diminta menghubungi setiap nasabahnya masing-masing untuk meminta bukti-bukti kepemilikannya di Sarijaya.

"Setiap cabang akan menghubungi nasabah-nasabahnya, kita juga membentuk help desk," ujar Erry.

Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara atau suspensi sejak 6 Januari 2009 terhadap anggota bursa (broker) PT Sarijaya Permana Sekuritas karena adanya penyalahgunaan dana nasabah dan pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang tidak benar.

Anggota Bursa dengan kode perdagangan SP tersebut terakhir melaporkan nilai MKBD sebesar Rp 29,318 miliar. Herman Ramli sendiri telah ditahan Bareskrim-Mabes Polri sejak 24 Desember 2008 karena dugaan penggelapan dana nasabah Rp 245 miliar.

(dro/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.