Bapepam Segera Ajukan Cekal untuk Direksi Sarijaya Sekuritas
Jumat, 09/01/2009 14:30 WIB
Fuad Rahmany (Foto: Angga/detikcom)
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan segera mengajukan surat pencekalan terhadap direksi PT Sarijaya Permana Sekuritas kepada Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Setelah itu diharapkan pihak kepolisian dapat memberi tahu pihak imigrasi mengenai pencekalan tersebut.
Demikian hal tersebut dilontarkan Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany usai shalat jumat di Kantor Bapepam, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Jumat (9/1/2009).
"Kita tidak bisa meminta pencekalan sebelum ada hasil dari pemeriksaan. Jadi nanti kita surati kepolisian agar bisa melakukan pencekalan lebih dulu," jelasnya.
Ia mengatakan, jika harus menunggu hasil pemeriksaan dari Bapepam akan menyita waktu cukup lama. "Kalau harus menunggu kan bisa kelamaan, kita kan belum selesai periksa," ujarnya.
Fuad menambahkan, Bapepam-LK memandang perlu adanya pencekalan tersebut demi memperlancar proses pemeriksaan dan mencegah direksinya kabur ke luar negeri.
Kasus yang sedang ditelaah oleh Bapepam saat ini adalah penggelapan dana nasabah oleh Komisaris Utama SPS Herman Ramli sebesar Rp 245 miliar.
"Kita juga masih mengkaji kemungkinan manajemen yang terlibat," ucapnya.
Fuad sebelumnya mengatakan, direksi Sarijaya Sekuritas bersalah dan dicekal terkait masalah penggelapan dana nasabah ini. Namun masalah cekal ini ternyata dibantah oleh manajemen Sarijaya.
(ang/qom)
Demikian hal tersebut dilontarkan Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany usai shalat jumat di Kantor Bapepam, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Jumat (9/1/2009).
"Kita tidak bisa meminta pencekalan sebelum ada hasil dari pemeriksaan. Jadi nanti kita surati kepolisian agar bisa melakukan pencekalan lebih dulu," jelasnya.
Ia mengatakan, jika harus menunggu hasil pemeriksaan dari Bapepam akan menyita waktu cukup lama. "Kalau harus menunggu kan bisa kelamaan, kita kan belum selesai periksa," ujarnya.
Fuad menambahkan, Bapepam-LK memandang perlu adanya pencekalan tersebut demi memperlancar proses pemeriksaan dan mencegah direksinya kabur ke luar negeri.
Kasus yang sedang ditelaah oleh Bapepam saat ini adalah penggelapan dana nasabah oleh Komisaris Utama SPS Herman Ramli sebesar Rp 245 miliar.
"Kita juga masih mengkaji kemungkinan manajemen yang terlibat," ucapnya.
Fuad sebelumnya mengatakan, direksi Sarijaya Sekuritas bersalah dan dicekal terkait masalah penggelapan dana nasabah ini. Namun masalah cekal ini ternyata dibantah oleh manajemen Sarijaya.
(ang/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
