NPL Kartu Kredit Masih Jadi Juara di 2008
Rabu, 14/01/2009 14:18 WIB
Muliaman Hadad (Foto: dok detikcom)
Jakarta - Kredit bermasalah atau NPL (Non Performing Loan) kartu kredit masih menjadi yang tertinggi sampai akhir 2008. NPL kartu kredit mencapai 10,92% pada tahun 2008.
Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad dalam acara seminar sehari "Outlook Ekonomi Perbankan & Properti: Di Tengah Badai Krisis Finansial Global" di Menara BTN, Jakarta, Rabu (14/1/2009).
"NPL kartu kredit masih yang tertinggi yaitu 10,92% di akhir 2008, meski ini juga karena ada beberapa yang tidak pernah dihapusbukukan oleh perbankan," tuturnya.
Muliaman memang mengatakan tingkat NPL rata-rata perbankan nasional sampai akhir 2008 masih dibawah 5%, namun berpotensi meningkat di tahun 2009 karena gejolak ekonomi yang terjadi secara global.
"Ada beberapa sektor yang NPL-nya yaitu sektor industri dimana nilai nominal NPL industri di akhir 2008 adalah Rp 2,8 triliun, meskipun dari sisi persentase menurun dari 0,96% (2007) menjadi 0,1%," tuturnya.
Sementara itu untuk sektor properti, selama 2008 total NPL justru menurun 0,6% menjadi 3%. Di 2009 sendiri tingkat NPL gros rata-rata perbankan diperkirakan akan berada di kisaran 4,86-5,63%.
"Kredit di 2009 akan tumbuh 18-20%, namun profitabilitas dan permodalan bank dapat mengalami tekanan terkait meningkatnya risiko kredit," ujarnya.
Karena itu dikatakan Muliaman, untuk mendorong agar pertumbuhan kredit mampu mencapai 18-20%, BI akan mengeluarkan kebijakan yang terkait dengan usaha meningkatkan keleluasaan penyaluran kredit.
"Dengan peningkatan defisit anggaran dan juga program stimulus pemerintah, kita harapkan ini juga akan ikut mendorong kredit perbankan," pungkasnya.
(dnl/qom)
Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad dalam acara seminar sehari "Outlook Ekonomi Perbankan & Properti: Di Tengah Badai Krisis Finansial Global" di Menara BTN, Jakarta, Rabu (14/1/2009).
"NPL kartu kredit masih yang tertinggi yaitu 10,92% di akhir 2008, meski ini juga karena ada beberapa yang tidak pernah dihapusbukukan oleh perbankan," tuturnya.
Muliaman memang mengatakan tingkat NPL rata-rata perbankan nasional sampai akhir 2008 masih dibawah 5%, namun berpotensi meningkat di tahun 2009 karena gejolak ekonomi yang terjadi secara global.
"Ada beberapa sektor yang NPL-nya yaitu sektor industri dimana nilai nominal NPL industri di akhir 2008 adalah Rp 2,8 triliun, meskipun dari sisi persentase menurun dari 0,96% (2007) menjadi 0,1%," tuturnya.
Sementara itu untuk sektor properti, selama 2008 total NPL justru menurun 0,6% menjadi 3%. Di 2009 sendiri tingkat NPL gros rata-rata perbankan diperkirakan akan berada di kisaran 4,86-5,63%.
"Kredit di 2009 akan tumbuh 18-20%, namun profitabilitas dan permodalan bank dapat mengalami tekanan terkait meningkatnya risiko kredit," ujarnya.
Karena itu dikatakan Muliaman, untuk mendorong agar pertumbuhan kredit mampu mencapai 18-20%, BI akan mengeluarkan kebijakan yang terkait dengan usaha meningkatkan keleluasaan penyaluran kredit.
"Dengan peningkatan defisit anggaran dan juga program stimulus pemerintah, kita harapkan ini juga akan ikut mendorong kredit perbankan," pungkasnya.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
