detikfinance

BI: Inflasi Turun Lebih Cepat dari Perkiraan

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 22/01/2009 13:13 WIB
Miranda Goeltom (Foto: Alih/detikcom)
Jakarta - Bank Indonesia memperkirakan penurunan inflasi akan lebih cepat menuju ke target yang ditetapkan Bank Indonesia yakni 5-6 persen. Penurunan inflasi ini memberi ruang untuk penurunan suku bunga acuan BI (BI Rate).

Demikian diungkapkan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom usai rapat dengan Menko Perekonomian dan Menneg PPN/Kepala Bappenas di kantor menko perekonomian jalan Lapangan Banteng Jakarta, Kamis (22/1).

"Inflasi akan lebih rendah diperkirakan akan turun lebih cepat menuju 5-6% pada akhir tahun," ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan BI melanjutkan aksinya menurunkan BI rate, ia memberikan mengkonfirmasikan hal tersebut.  "Mestinya begitu," imbuhnya.

Inflasi yang akan turun lebih cepat ke level yang ditargetkan BI ini tidak hanya dilihat oleh bank sentral. Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan pada Januari kemungkinan besar akan deflasi. Pasalnya dampak putaran kedua dari penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan langsung terasa.

BPS sebelumnya mencatat deflasi sebesar 0,04% pada Desember. BPS juga sebelumnya memperkirakan deflasi pada Januari 2009 bakal lebih besar dari Desember, setelah adanya penurunan harga BBM per 15 Januari.

BPS memang mencatat, dampak langsung dari dari penurunan harga BBM adalah penurunan inflasi (deflasi) sebesar 0,57%. Menkeu berharap akan sering terjadi deflasi dengan penurunan harga BBM ini dan konsekuensinya adalah penurunan BI Rate kembali.




(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.