Menkeu: Inflasi 2009 6,2% Tercapai dalam 6 Bulan
Selasa, 27/01/2009 19:08 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Target inflasi 2009 yang sebesar 6,2% diperkirakan akan tercapai dalam 6 bulan di tengah kondisi penurunan harga komoditas dunia. Oleh karena itu penurunan BI Rate seharusnya dapat terus berlanjut.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2009).
"Inflasi di 2009 akan positif dengan penurunan harga komoditas, target sepertinya akan tercapai 6 bulan lebih cepat. Maka ruangan untuk turunkan suku bunga tetap terjadi, jadi ini kita syukuri di tengah harga komoditas yang turun," tuturnya.
Selain itu mengenai pertumbuhan ekonomi, Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi di 2009 ditargetkan 4,5-5,5% dengan nilai tengah 5%.
"Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di 5%, konsumsi rumah tangga harus dijaga tumbuh 4,8%, karena kondumsi rumah tangga memegang 70% dari pertumbuhan ekonomi," katanya.
Sementara pada kuartal IV-2008, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berada di bawah 6%. Ini adalah pertama kalinya setelah pertumbuhan ekonomi nasional terus berada di atas 6% dalam 7 kuartal berturut-turut.
"Jika di bawah 6% maka ini pertama kalinya sejak 7 kuartal berturut-turut berada di atas 6%," tukasnya.
(dnl/lih)
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2009).
"Inflasi di 2009 akan positif dengan penurunan harga komoditas, target sepertinya akan tercapai 6 bulan lebih cepat. Maka ruangan untuk turunkan suku bunga tetap terjadi, jadi ini kita syukuri di tengah harga komoditas yang turun," tuturnya.
Selain itu mengenai pertumbuhan ekonomi, Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi di 2009 ditargetkan 4,5-5,5% dengan nilai tengah 5%.
"Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di 5%, konsumsi rumah tangga harus dijaga tumbuh 4,8%, karena kondumsi rumah tangga memegang 70% dari pertumbuhan ekonomi," katanya.
Sementara pada kuartal IV-2008, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berada di bawah 6%. Ini adalah pertama kalinya setelah pertumbuhan ekonomi nasional terus berada di atas 6% dalam 7 kuartal berturut-turut.
"Jika di bawah 6% maka ini pertama kalinya sejak 7 kuartal berturut-turut berada di atas 6%," tukasnya.
(dnl/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
