detikfinance

Konstruksi Tol Solo-Kertosono Mulai Semester Dua 2009

Suhendra - detikfinance
Kamis, 29/01/2009 17:43 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Departemen Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pelaksanaan konstruksi
jalan tol ruas Solo-Kertosono diharapkan bisa dimulai pada semester kedua pada tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Kota Ditjen Bina  Marga Departemen Pekerjaan Umum Haris Batubara, gedung Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis(29/1/2009).

"Kita sedang mengajukan dana untuk memulai konstruksi jalan tol, diharapkan pada Agustus 2009 dapat dimulai," ujarnya.

Jalan tol sepanjang 118,7 km akan dikerjakan oleh pemerintah melalui  APBN dan sebagian dikerjakan oleh investor swasta. Hal ini disebabkan secara hitungan finansial belum memadai karena diperhitungan lalu lintas harian (LHR) nya dianggap masih rendah.

Hingga kini anggaran yang  diusulkan oleh Ditjen Bina Marga PU sebesar Rp 60 miliar. Sehingga jika disetujui oleh Menteri PU akan segera dilakukan konstruksi sepanjang 1,5 km.

Rencananya pemerintah dalam pembangunan jalan tol Solo-Kertosono secara keseluruhan akan membangun sepanjang 60 km dari total panjang 118,7 km. Sedangkan untuk tanahnya sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah dan sisa pekerjaan konstruksi akan dikerjakan investor swasta.



(hen/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.