detikfinance

Mandiri Siapkan US$ 35 Juta untuk Migrasi Kartu ATM dan Debet

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 06/02/2009 12:18 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk menyiapkan dana sebesar US$ 30-35 juta untuk melakukan migrasi kartu ATM/Debet Mandiri lama yang berbasis tape menjadi Kartu ATM/Debet yang berbasis chip.

Hal ini dikatakan oleh Managing Director Technology And Operation Mandiri, Sasmita, disela-sela acara Implementasi Standar Nasional Kartu ATM dan Kartu Debet Berbasis Chip di Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, (6/2/2009).
    
"Untuk Kartu ATM/Debit, nasabah kami ada 7,3 juta sampai dengan 7,5 juta nasabah maka untuk mengimplementasikan hal tersebut butuh waktu dan biaya," ujarnya.
    
Ia juga menjelaskan bahwa dana tersebut tidak dibebankan kepada nasabahnya, namun beban ini merupakan investasi dari Mandiri sendiri.
    
Saat ini, lanjut Sasmita, perlu waktu dua sampai tiga tahun dan harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa secara langsung.
    
"Untuk kartu kredit tahun ini akan selesai, semua berbasis chip, kemudian kartu ATM/Debet sudah beberapa hanya sebagai testing," tambahnya.
    
Sasmita menginformasikan bahwa keamanan kartu Atm/Debet berbasis chip ini dapat diandalkan dan lebih mudah dalam penggunaannya.



(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.