Pameran Sepatu Terbesar Digelar 12 Februari
Selasa, 10/02/2009 18:55 WIB
Foto: Nurseffi/detikFinance
Jakarta - Di tengah ancaman penurunan produksi akibat melambatnya permintaan pasar ekspor, industri alas kaki nasional terus berbenah. Departemen Perindustrian bekerjasama dengan produsen industri alas kaki dan industri penyamakan kulit mencanangkan pameran produk alas kaki terbesar di tanah air.
Rencananya pameran ini akan berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Februari 2009 di Balai Sidang Jakarta (JCC). Pameran ini bertemakan "Meningkatkan Penggunaan Produksi Dalam Negeri untuk Mempertahankan Kelangsungan Industri Sepatu Nasional dalam Krisis Keuangan Global".
Pameran ini diharapkan bisa menjadi titik terang industri alas kaki. Rencananya pameran akbar ini akan diikuti oleh 126 perusahaan di seluruh Indonesia.
"Kami harapkan pameran ini bisa dikunjungi oleh 10.000 orang pengunjung," kata Dirjen Industri Logam, Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari di gedung Departemen Perindustrian, Selasa (10/2/2009).
Dikatakan Ansari, pameran ini akan menampilkan berbagai
produk seputar industri alas kaki diantaranya produk sepatu, sandal dan berbagai macam produk kulit seperti kulit ular, sintetik, buaya yang dibentuk berbagai macam produk seperti tas, ikat pinggang, jaket dan lain-lain.
Menurut Ansari, pameran yang berskala besar ini diharapkan bisa mendorong dalam mempromosikan produk sepatu dalam negeri, sehingga penggunaan produk dalam negeri bisa lebih ditingkatkan bagi pasar lokal.
Hingga kini Industri alas kaki nasional berjumlah 390 perusahaan yang berada dibeberapa wilayah antaralain Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta.
Kapasitas terpasang industri alas kaki dalam negeri telah mencapai 1 miliar pasang lebih per tahun atau senilai dengan investasi Rp 3,1 triliun.
Sektor alas kaki pun mampu menyerap tenaga kerja hingga 400.000 orang. Sektor alas kaki selama ini didukung oleh sektor industri penyamakan kulit.
"Utilisasi produk industri penyamakan kulit sebagai bahan baku utama industri alas kaki hanya mencapai 63% dan untuk memenuhi bahan baku itu masih memerlukan impor," ujar Ansari.
Secara ekspor produk alas kaki nasional pada tahun 2007 sempat mencapai US$ 1,6 miliar, sedangkan pada tahun 2008 mengalami kenaikan US$ 1,8 miliar.
"Ekspor 2009 saya perkirakan masih akan tetap tumbuh, tapi tidak signifikan," tambah Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko.
(hen/lih)
Rencananya pameran ini akan berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Februari 2009 di Balai Sidang Jakarta (JCC). Pameran ini bertemakan "Meningkatkan Penggunaan Produksi Dalam Negeri untuk Mempertahankan Kelangsungan Industri Sepatu Nasional dalam Krisis Keuangan Global".
Pameran ini diharapkan bisa menjadi titik terang industri alas kaki. Rencananya pameran akbar ini akan diikuti oleh 126 perusahaan di seluruh Indonesia.
"Kami harapkan pameran ini bisa dikunjungi oleh 10.000 orang pengunjung," kata Dirjen Industri Logam, Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari di gedung Departemen Perindustrian, Selasa (10/2/2009).
Dikatakan Ansari, pameran ini akan menampilkan berbagai
produk seputar industri alas kaki diantaranya produk sepatu, sandal dan berbagai macam produk kulit seperti kulit ular, sintetik, buaya yang dibentuk berbagai macam produk seperti tas, ikat pinggang, jaket dan lain-lain.
Menurut Ansari, pameran yang berskala besar ini diharapkan bisa mendorong dalam mempromosikan produk sepatu dalam negeri, sehingga penggunaan produk dalam negeri bisa lebih ditingkatkan bagi pasar lokal.
Hingga kini Industri alas kaki nasional berjumlah 390 perusahaan yang berada dibeberapa wilayah antaralain Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta.
Kapasitas terpasang industri alas kaki dalam negeri telah mencapai 1 miliar pasang lebih per tahun atau senilai dengan investasi Rp 3,1 triliun.
Sektor alas kaki pun mampu menyerap tenaga kerja hingga 400.000 orang. Sektor alas kaki selama ini didukung oleh sektor industri penyamakan kulit.
"Utilisasi produk industri penyamakan kulit sebagai bahan baku utama industri alas kaki hanya mencapai 63% dan untuk memenuhi bahan baku itu masih memerlukan impor," ujar Ansari.
Secara ekspor produk alas kaki nasional pada tahun 2007 sempat mencapai US$ 1,6 miliar, sedangkan pada tahun 2008 mengalami kenaikan US$ 1,8 miliar.
"Ekspor 2009 saya perkirakan masih akan tetap tumbuh, tapi tidak signifikan," tambah Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
