BRI Targetkan Kredit untuk BUMN di 2009 Capai Rp 30 Triliun
Kamis, 12/02/2009 13:01 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mentargetkan pengucuran kredit untuk nasabah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa mencapai Rp 30 triliun tahun ini.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Bisnis Kelembagaan BRI Aswandi Syam usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Jiwasraya dan PT Jasindo di Kantor Pusat BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
"Untuk tahun ini kita berharap bisa mengucurkan kredit untuk BUMN hingga Rp 27-30 triliun tahun ini," ujarnya.
Menurutnya, hingga akhir 2008, kucuran kredit BUMN sudah mencapai Rp 16,5 triliun dengan NPL sebesar 0 persen. Jumlah ini masih di bawah plafon yang disediakan sebanyak Rp 22 triliun pada tahun lalu. Maka dari itu, perseroan mencoba menggenjot lebih banyak kucuran kredit kepada BUMN.
Ia menambahkan, suku bunga yang diberikan kepada BUMN tersebut berbeda-beda tergantung dari risiko proyek yang dilakukan BUMN yang bersangkutan. Kisaran suku bunganya sendiri sebesar 14 persen.
Ia mengatakan, perusahaan plat merah yang saat ini sudah berkomitmen mengambil pinjaman dari BRI mencapai 47 perusahaan.
"Sebagian dari jumlah itu ada yang melakukan kerjasama juga dengan kita, jadi total ada 90 BUMN," ujarnya.
Tahun ini, perseroan optimis bisa menggandeng 20 BUMN baru yang selama ini belum diberi pinjaman oleh bank plat merah tersebut
Ia mengatakan, hampir semua kucuran kredit tersebut merupakan sindikasi bersama bank lain. Namun ada sebagian kecil yang dilakukan oleh BRI sendiri.
"Kalau yang besar-besar kita selalu sindikasi, kalau yang kecil-kecil kayak BUMN Karya itu kita lakukan sendiri," katanya.
Tahun ini, bank pemerintah itu akan fokus menyalurkan kredit
bagi BUMN di sektor infrastruktur, terutama power plant untuk kebutuhan listrik dan pembangunan jalan tol. Selain itu, sektor telekomunikasi dan energi juga menjadi prioritas.
"Seperti Telkom dan Pertamina akan kita dorong terus," ucapnya.
(ang/lih)
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Bisnis Kelembagaan BRI Aswandi Syam usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Jiwasraya dan PT Jasindo di Kantor Pusat BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
"Untuk tahun ini kita berharap bisa mengucurkan kredit untuk BUMN hingga Rp 27-30 triliun tahun ini," ujarnya.
Menurutnya, hingga akhir 2008, kucuran kredit BUMN sudah mencapai Rp 16,5 triliun dengan NPL sebesar 0 persen. Jumlah ini masih di bawah plafon yang disediakan sebanyak Rp 22 triliun pada tahun lalu. Maka dari itu, perseroan mencoba menggenjot lebih banyak kucuran kredit kepada BUMN.
Ia menambahkan, suku bunga yang diberikan kepada BUMN tersebut berbeda-beda tergantung dari risiko proyek yang dilakukan BUMN yang bersangkutan. Kisaran suku bunganya sendiri sebesar 14 persen.
Ia mengatakan, perusahaan plat merah yang saat ini sudah berkomitmen mengambil pinjaman dari BRI mencapai 47 perusahaan.
"Sebagian dari jumlah itu ada yang melakukan kerjasama juga dengan kita, jadi total ada 90 BUMN," ujarnya.
Tahun ini, perseroan optimis bisa menggandeng 20 BUMN baru yang selama ini belum diberi pinjaman oleh bank plat merah tersebut
Ia mengatakan, hampir semua kucuran kredit tersebut merupakan sindikasi bersama bank lain. Namun ada sebagian kecil yang dilakukan oleh BRI sendiri.
"Kalau yang besar-besar kita selalu sindikasi, kalau yang kecil-kecil kayak BUMN Karya itu kita lakukan sendiri," katanya.
Tahun ini, bank pemerintah itu akan fokus menyalurkan kredit
bagi BUMN di sektor infrastruktur, terutama power plant untuk kebutuhan listrik dan pembangunan jalan tol. Selain itu, sektor telekomunikasi dan energi juga menjadi prioritas.
"Seperti Telkom dan Pertamina akan kita dorong terus," ucapnya.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
