detikfinance

Inovisi Infracom Tawarkan Harga IPO Rp 110-125

Indro Bagus SU - detikfinance
Jumat, 13/02/2009 16:46 WIB
Foto: Indro Bagus/detikFinance
Jakarta - PT Inovisi Infracom menawarkan harga saham perdananya pada kisaran Rp 110-125 per saham. Dana yang akan diperoleh antara Rp 44-50 miliar.

"Harga IPO sekitar Rp 110-125 per saham," ujar Direktur Utama PT Reliance Securities, Orias Petrus Moedak selaku penjamin emisi IPO dalam paparan di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (13/2/2009).

Pada awal April 2009, Inovisi berencana mencatatkan 400 juta lembar saham baru (initial public offering/IPO) atau sekitar 40%. Inovisi telah menyampaikan prospektus IPO kepada Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Permohonan IPO telah kita ajukan ke Bapepam dan BEI. Pernyataan efektif kita harapkan bisa diperoleh dalam 40 hari ke depan atau sekitar akhir Maret 2009," ujar Presiden Direktur Inovisi, Jerry Djajasaputra.

Dalam rencana IPO ini, Inovisi menggunakan laporan keuangan per 30 September 2008. Dana IPO akan digunakan untuk investasi infrastruktur telekomunikasi dengan memasang mirroring system dan perluasan platform infrastruktur sebesar 85%, sisanya 15% untuk modal kerja.

Untuk keperluan ini, perseroan menunjuk PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Reliance Securities sebagai penjamin emisi IPO.

Saat ini pemegang saham Inovisi adalah PT Green Pine (99%) dan PT Surya Multi Prima (1%). Inovisi memiliki 4 anak usaha yaitu, PT Chiron Max, PT Graha Tunas Makmur, PT Andaman Multi Kreasi dan Fastline Limited.

Inovisi merupakan perusahaan yang menyediakan layanan bisnis mobile dengan menghubungkan ke jaringan telekomunikasi bergerak atau yang sering dikenal sebagai Mobile IT Infrastructure Provider. Inovisi berdiri pada Mei 2007.

Pada 30 September 2008, perseroan membukukan pendapatan Rp 40 miliar, naik signifikan dari periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp 4 miliar.



(dro/qom)

Share:
Baca Juga

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.