Tarif Bea Masuk 3 Produk Diusulkan Naik
Rabu, 18/02/2009 12:37 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Tarif bea masuk 3 produk hilir diusulkan naik. Ketiga produk tersebut adalah produk baja hilir (kawat dan paku), rubber roll dan polyethylene.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris dalam acara raker Departemen Perindustrian (Depperin), Rabu (18/2/2009).
Menurut Fahmi usulan ini merupakan bagian dari upaya harmonisasi tarif bea masuk yang sedang disiapkan oleh Depperin. Usulan kenaikan ini tidak terlepas dari upaya melindungi produk dalam negeri terutama yang sudah banyak diproduksi didalam negeri khusus produk hilir.
Selain itu, kenaikan tarif bea masuk, ada juga usulan penundaan penurunan tarif bea masuk beberapa produk.
"Soal penundaan penurunan tarif (FTA) itu bukan usulan dari Depperin itu permintaan dari pengusaha," kata Fahmi.
7 Produk
Di samping itu, Depperin saat ini tengah menggodok usulan tambahan produk tertentu yang sebelumnya hanya mencakup makanan-minuman, garmen, mainan, elektronik dan alas kaki.
Tambahan itu antara lain mencakup 7 produk kosmetika, keramik, baja, lampu hemat energi, handphone, komponen otomotif (busi dan filter) dan sepeda.
Sedangkan mengenai insentif pembebesan bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) saat ini sudah mendapatkan anggaran Rp 2,1 triliun untuk beberapa produk seperti alat-alat PLTU, alat berat, susu, kimia, otmotif, telematika, elektronika, ballpoint dan perkapalan.
(hen/lih)
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris dalam acara raker Departemen Perindustrian (Depperin), Rabu (18/2/2009).
Menurut Fahmi usulan ini merupakan bagian dari upaya harmonisasi tarif bea masuk yang sedang disiapkan oleh Depperin. Usulan kenaikan ini tidak terlepas dari upaya melindungi produk dalam negeri terutama yang sudah banyak diproduksi didalam negeri khusus produk hilir.
Selain itu, kenaikan tarif bea masuk, ada juga usulan penundaan penurunan tarif bea masuk beberapa produk.
"Soal penundaan penurunan tarif (FTA) itu bukan usulan dari Depperin itu permintaan dari pengusaha," kata Fahmi.
7 Produk
Di samping itu, Depperin saat ini tengah menggodok usulan tambahan produk tertentu yang sebelumnya hanya mencakup makanan-minuman, garmen, mainan, elektronik dan alas kaki.
Tambahan itu antara lain mencakup 7 produk kosmetika, keramik, baja, lampu hemat energi, handphone, komponen otomotif (busi dan filter) dan sepeda.
Sedangkan mengenai insentif pembebesan bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) saat ini sudah mendapatkan anggaran Rp 2,1 triliun untuk beberapa produk seperti alat-alat PLTU, alat berat, susu, kimia, otmotif, telematika, elektronika, ballpoint dan perkapalan.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
