Cuaca Buruk, Kuwait Tunda Ekspor Minyak dan LPG
Senin, 23/02/2009 09:56 WIB
Foto: Reuters
Dubai - Negara pengekspor minyak Kuwait mengumumkan penundaan seluruh ekspor minyak dan gasnya akibat cuaca buruk.
Juru bicara BUMN migas Kuwait, KNPC (Kuwait National Petroleum Co) Ahmed Al Muzail mengumumkan penundaaan tersebut pada Minggu kemarin.
"Seluruh ekspor minyak ditunda pagi ini," katanya seperti dilansir forexdaily.org yang dikutip detikFinance, Senin (23/2/2009).
Kuwait berharap penundaan ekspor ini tidak berlangsung lama. "Mungkin malam ini (Minggu malam) atau maksimal besok pagi ekspor bisa dilanjutkan lagi. Tergantung cuacanya," katanya lagi.
Kuwait merupakan salah satu produsen minyak terbesar yang memproduksi 2,3 juta barel per hari minyak. Namun cuaca buruk yang kerap terjadi belakangan ini membuat operasional di pelabuhan terpaksa diberhentikan.
Tak hanya ekspor minyak, Kuwait juga menunda ekspor LPG. Padahal Indonesia merupakan salah satu pengimpor LPG yang sering mengambil dari Timur Tengah.
Berbeda dengan Kuwait, aktivitas di negara tetangganya, Arab Saudi dilaporkan tidak terganggu.
"Semua operasional di terminal Saudi Aramco berlangsung normal dan tidak terpengaruh dengan cuaca," kata juru bicara Saudi Arabian Oil Co.
Sementara itu, Menteri Energi dan Tambang Aljazair Chakib Khelil mengungkapkan, OPEC kemungkinan akan kembali memangkas produksi minyak negara anggotanya. Keputusan ini akan diambil pada pertemuan OPEC yang digelar akan 15 Maret 2009.
"Sangat mungkin OPEC akan kembali memutuskan mengurangi produksi pada 15 Maret untuk menjaga harga minyak yang sekarang terus turun," katanya seperti dikutip AFP, Senin (23/2/2009).
Sebelumnya, OPEC sudah memotong produksi minyak hingga 4,4 juta barel pada September 2008.
"Kalau OPEC tidak memotong produksi pada September, Oktober dan Desember, maka harga minyak saat ini mungkin bukan US$ 40 per barel. Tapi bisa jadi US$ 20 per barel," katanya.
(lih/ir)
Juru bicara BUMN migas Kuwait, KNPC (Kuwait National Petroleum Co) Ahmed Al Muzail mengumumkan penundaaan tersebut pada Minggu kemarin.
"Seluruh ekspor minyak ditunda pagi ini," katanya seperti dilansir forexdaily.org yang dikutip detikFinance, Senin (23/2/2009).
Kuwait berharap penundaan ekspor ini tidak berlangsung lama. "Mungkin malam ini (Minggu malam) atau maksimal besok pagi ekspor bisa dilanjutkan lagi. Tergantung cuacanya," katanya lagi.
Kuwait merupakan salah satu produsen minyak terbesar yang memproduksi 2,3 juta barel per hari minyak. Namun cuaca buruk yang kerap terjadi belakangan ini membuat operasional di pelabuhan terpaksa diberhentikan.
Tak hanya ekspor minyak, Kuwait juga menunda ekspor LPG. Padahal Indonesia merupakan salah satu pengimpor LPG yang sering mengambil dari Timur Tengah.
Berbeda dengan Kuwait, aktivitas di negara tetangganya, Arab Saudi dilaporkan tidak terganggu.
"Semua operasional di terminal Saudi Aramco berlangsung normal dan tidak terpengaruh dengan cuaca," kata juru bicara Saudi Arabian Oil Co.
Sementara itu, Menteri Energi dan Tambang Aljazair Chakib Khelil mengungkapkan, OPEC kemungkinan akan kembali memangkas produksi minyak negara anggotanya. Keputusan ini akan diambil pada pertemuan OPEC yang digelar akan 15 Maret 2009.
"Sangat mungkin OPEC akan kembali memutuskan mengurangi produksi pada 15 Maret untuk menjaga harga minyak yang sekarang terus turun," katanya seperti dikutip AFP, Senin (23/2/2009).
Sebelumnya, OPEC sudah memotong produksi minyak hingga 4,4 juta barel pada September 2008.
"Kalau OPEC tidak memotong produksi pada September, Oktober dan Desember, maka harga minyak saat ini mungkin bukan US$ 40 per barel. Tapi bisa jadi US$ 20 per barel," katanya.
(lih/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
