Penerimaan Bea Cukai 2009 Diproyeksi Turun Rp 4,1 Triliun
Senin, 23/02/2009 15:17 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Penerimaan bea dan cukai di 2009 diproyeksikan turun Rp 4,1 triliun seiring dengan penurunan penerimaan pertumbuhan ekonomi yang berpengaruh kepada ekspor dan impor di 2009.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam jumpa pers di Graha Sawala Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/2/2009).
"Penerimaan perpajakan turun Rp 64,9 triliun menjadi Rp 660,9 triliun dibanding target APBN 2009, untuk penerimaan pajak turun Rp 60,9 triliun, penerimaan bea dan cukai turun Rp 4,1 triliun," tuturnya.
Krisis keuangan global berimbas pada terjadinya krisis ekonomi global dan menyebabkan kegiatan perdagangan internasional diperkirakan mengalami penurunan.
Jumlah ekspor dan impor, baik dari sisi volume maupun nilainya diperkirakan mengalami penurunan. Keadaan tersebut berpengaruh pada penerimaan bea masuk dan bea keluar.
Karena situasi tersebut, target penerimaan bea masuk 2009 disesuaikan menjadi Rp 17,2 triliun atau turun Rp 2 triliun dibanding APBN 2009. Sedangkan penerimaan bea keluar 2009 diperkirakan menjadi Rp 2,4 triliun atau turun Rp 7 triliun dibanding APBN 2009.
Penurunan bea masuk selain karena penurunan volume dan nilai impor juga karena adanya kesepakatan kerjasama di bidang perdagangan internasional yang berdampak pada menurunnya (harmonisasi) tarif bea masuk untuk barang-barang tertentu dan di wilayah-wilayah tertentu.
Kemudian penurunan bea keluar dipengaruhi oleh adanya kebijakan penurunan tarif bea keluar untuk CPO menjadi nol sejk Oktober 2008.
Sementara itu penerimaan cukai di 2009 keadaannya terbalik dibandingkan penerimaan bea keluar dan bea masuk. Penerimaan cukai 2009 diperkirakan akan meningkat Rp 4,9 triliun dibanding target APBN 2009 menjadi Rp 54,4 triliun.
Peningkatan penerimaan cukai di 2009 terjadi sebagai dampak adanya kebijakan kenaikan tarif cukai rata-rata 7% pada awal 2009.
(dnl/ir)
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam jumpa pers di Graha Sawala Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/2/2009).
"Penerimaan perpajakan turun Rp 64,9 triliun menjadi Rp 660,9 triliun dibanding target APBN 2009, untuk penerimaan pajak turun Rp 60,9 triliun, penerimaan bea dan cukai turun Rp 4,1 triliun," tuturnya.
Krisis keuangan global berimbas pada terjadinya krisis ekonomi global dan menyebabkan kegiatan perdagangan internasional diperkirakan mengalami penurunan.
Jumlah ekspor dan impor, baik dari sisi volume maupun nilainya diperkirakan mengalami penurunan. Keadaan tersebut berpengaruh pada penerimaan bea masuk dan bea keluar.
Karena situasi tersebut, target penerimaan bea masuk 2009 disesuaikan menjadi Rp 17,2 triliun atau turun Rp 2 triliun dibanding APBN 2009. Sedangkan penerimaan bea keluar 2009 diperkirakan menjadi Rp 2,4 triliun atau turun Rp 7 triliun dibanding APBN 2009.
Penurunan bea masuk selain karena penurunan volume dan nilai impor juga karena adanya kesepakatan kerjasama di bidang perdagangan internasional yang berdampak pada menurunnya (harmonisasi) tarif bea masuk untuk barang-barang tertentu dan di wilayah-wilayah tertentu.
Kemudian penurunan bea keluar dipengaruhi oleh adanya kebijakan penurunan tarif bea keluar untuk CPO menjadi nol sejk Oktober 2008.
Sementara itu penerimaan cukai di 2009 keadaannya terbalik dibandingkan penerimaan bea keluar dan bea masuk. Penerimaan cukai 2009 diperkirakan akan meningkat Rp 4,9 triliun dibanding target APBN 2009 menjadi Rp 54,4 triliun.
Peningkatan penerimaan cukai di 2009 terjadi sebagai dampak adanya kebijakan kenaikan tarif cukai rata-rata 7% pada awal 2009.
(dnl/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
