detikfinance

Pertamina-PLN Diminta Negosiasi Tarif Listrik Panas Bumi

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Rabu, 25/02/2009 11:14 WIB
Jakarta - PT Pertamina dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta untuk menegosiasikan kembali tarif listrik panas bumi yang dipatok anak usaha Pertamina, PT Pertamina Geothermal Energi. Harga Rp 7-9 sen per kwh dirasa terlalu berat bagi PLN.
 
Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro di usai membuka rapat kordinasi listrik di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
 
"Pertamina nggak mau kurang dari 9 sen, tapi jika harga jual terlalu mahal kasihan PLN juga. Ya kita lihat saja nanti, kita serahkan ke PLN," katanya.
 
Ia mengatakan, saat ini peraturan menteri (permen) terkait dengan harga jual tersebut sedang disiapkan. Namun tetap mekanismenya akan diserahkan secara business to business antara PLN dan Pertamina.
 
"Permen itu di rapat sudah disepakati. Memang keputusan akhir ada di menteri," ujarnya.

(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.