Jelang Pemilu, PLN Siapkan Genset dan Lampu Pijar
Rabu, 25/02/2009 12:35 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Selain melipatgandakan pasokan listriknya, PT Perusahaan Listrik Negara juga akan menyiapkan genset dan lampu pijar untuk mengamankan pasokan listrik di 36 objek vital nasional menjelang Pemilu.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar usai membuka rapat kordinasi listrik di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Kami undang ketua KPU untuk menjelaskan jadwal pemilunya dalam rangka kesiapan penyaluran tenaga listriknya. Sehingga kita bisa ketahui kapan kita bisa lipatgandakan kesiapan kita," ungkapnya.
Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan PLN, biasanya beban puncak turun pada saat hari pemilihan.
"Karena saat Pemilu kan libur dan semua melakukan pencoblosan. Transmisi dan distribusi juga akan diamankan," ujarnya.
Menurutnya, PLN juga sudah meminta KPU untuk mempersiapkan penerangan alternatif seperti lampu pijar dan khusus untuk perangkat komputer diberi UPS sehingga kalau terjadi padam listrik, datanya masih bisa tersimpan.
Sementara itu Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengatakan pasokan listrik itu sangat penting dalam kelancaran Pemilu.
"Kalau penerangan kurang, potensi konfliknya tinggi sekali," jelasnya.
Ia mengharapkan, selama proses penghitungan suara dari 9 april sampai 9 mei bisa diupayakan tidak ada pemadaman. Dari KPU sendiri, akan diusahakan waktu perhitungan dipercepat.
(ang/lih)
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar usai membuka rapat kordinasi listrik di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Kami undang ketua KPU untuk menjelaskan jadwal pemilunya dalam rangka kesiapan penyaluran tenaga listriknya. Sehingga kita bisa ketahui kapan kita bisa lipatgandakan kesiapan kita," ungkapnya.
Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan PLN, biasanya beban puncak turun pada saat hari pemilihan.
"Karena saat Pemilu kan libur dan semua melakukan pencoblosan. Transmisi dan distribusi juga akan diamankan," ujarnya.
Menurutnya, PLN juga sudah meminta KPU untuk mempersiapkan penerangan alternatif seperti lampu pijar dan khusus untuk perangkat komputer diberi UPS sehingga kalau terjadi padam listrik, datanya masih bisa tersimpan.
Sementara itu Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengatakan pasokan listrik itu sangat penting dalam kelancaran Pemilu.
"Kalau penerangan kurang, potensi konfliknya tinggi sekali," jelasnya.
Ia mengharapkan, selama proses penghitungan suara dari 9 april sampai 9 mei bisa diupayakan tidak ada pemadaman. Dari KPU sendiri, akan diusahakan waktu perhitungan dipercepat.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
