Berita Lain
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Jadi Artis Foto Dadakan, Dahlan Iskan Dikelilingi Wanita -
Minggu, 20/05/2012 15:18 WIB
Wamendag & Gubernur Jateng Jadi Tukang Becak Dadakan -
Jumat, 18/05/2012 13:38 WIB
Libur Panjang, Bos Kereta Api Keliling Stasiun -
Rabu, 16/05/2012 12:35 WIB
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati? -
Senin, 14/05/2012 16:52 WIB
Kisah Dahlan Iskan Jadi Penumpang Setia Merpati -
Rabu, 02/05/2012 19:24 WIB
Dahlan Iskan Bagi-bagi 'Torpedo' Kambing Buatan Istri
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 469.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Selasa, 17/03/2009 11:34 WIB
Sering Dibanding-bandingkan, Kakak Sri Mulyani Tetap Happy
Angga Aliya ZRF - detikFinance
Foto: Angga/detikFinance
Setidaknya hal itu memang dirasakan oleh kakak Sri Mulyani, Nining Soesilo. Direktur UKM Center FEUI yang juga salah satu kandidat Dekan FEUI ini memang mengakui bahwa memang awalnya tidak nyaman berada di bawah bayang-bayang Sri Mulyani.
"Lucu juga sebenarnya, biar bagaimanapun dia kan adik saya. Awal-awalnya terus terang enggak nyaman juga, sering orang bilang wajah saya memang ada miripnya dengan adik saya. Saya bilang, sebetulnya dia kan yang mirip saya karena saya lahir duluan kan. Lama-lama saya pikir ya sudahlah, saya terima apa adanya," ujar Nining dalam wawancaranya dengan detikFinance di kawasan Panglima Polim, Jakarta, Senin (16/3/2009) malam.
Sri Mulyani dan Nining merupakan putri dari pasangan Prof. Satmoko (alm.) dan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko (alm.) yang seluruhnya berjumlah 10 orang. Sri Mulyani merupakan putri ke-7, sementara Nining adalah putri ke-3.
Nining mengisahkan, dalam keluarga besarnya, selalu dididik untuk mencari ilmu yang disukainya. Tak heran, dari 10 bersaudara, masing-masing memiliki disiplin ilmu yang berbeda. Namun dengan kekebasan untuk memilih ilmu yang disukai itulah membuat Nining bersaudara tidak pernah terpaksa untuk belajar.
"Di keluarga saya, kita dididik untuk mencari satu ilmu yang disukai, dengan begitu kan kalau belajar tidak seperti dikejar-kejar. Karena dengan begitu kita bisa senang, jadi kita tidak berpikir yang tidak-tidak," ujarnya.
Meski jarang bertemu dengan Sri Mulyani, namun Nining mengaku sangat dekat dengan adiknya itu. Pertemuan dengan Sri Mulyani masih sering dilakukan namun tak pernah membahas masalah pekerjaan.
"Kadang kalau saya sudah di rumah dia juga sudah enggak ada waktu untuk bicara pekerjaan, kita memang coba hindari itu. Kalau ketemu kita kayak keluarga aja, yang karaoke-an atau apa karena dia juga butuh untuk menghilangkan beban. Jadi kita tempatkan diri sebagai kakak dan adik saja, enggak ngomongin kerjaan," ujar lulusan ITB ini.
"Dengan orang tua kita yang sudah enggak ada, supporting one and another itu mulai kerasa. Adik saya itu kan geraknya agak terbatas karena segala hal yang berhubungan dengan profesinya, nah di keterbatasan itu kami coba untuk bisa memberinya ruang untuk ekspresif ke kami. Jadi mungkin fungsinya lebih ke situ," tambahnya lagi.
Mengeni orang yang masih terus membanding-bandingkan dirinya dengan Sri Mulyani, Nining memilih untuk tidak menanggapi. Segala hal dibuatnya sebagai sesuatu yang menggembirakan.
"Kami enggak punya cukup waktu untuk menanggapi itu dan membuatnya jadi beban karena kami berdua sibuk. Jadi silahkan saja. Kita juga enggak sempet mikirin kesitu. Jadi happy aja lah. Kalau di ekonomi kan ada pilihannya mau jadi aset atau lialibity, jadi harta atau utang. Kalau kita berpikir negatif itu akan menjadi utang karena menjadi beban. Kalau kita berpikir positif kan nantinya jadi harta. Kalau kita bersyukur kan Allah bakal memberi nikmat, jadi ya kita bersyukur saja," pungkasnya.
(ang/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 12:40 WIB
Kekayaan 5 Konglomerat Ini Raib Gara-gara Saham Anjlok -
Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB
Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau -
Rabu, 23/05/2012 15:04 WIB
Gandeng MGM Las Vegas, Tomy Winata Ajak Gories Mere Cs -
Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2 -
Rabu, 23/05/2012 07:29 WIB
Laporan dari Kazakhstan
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Rabu, 23/05/2012 - 20:25
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



