Sierad Produce Akuisisi Saham Belfoods
Jumat, 27/03/2009 09:26 WIB
(dok trade market.com)
Jakarta - Perusahaan pakan ternak, PT Sierad Produce Tbk (SIPD) mengakuisisi 52,31% saham PT Belfoods Indonesia. Pengambilalihan saham itu melalui konversi utang menjadi kepemilikan saham.
Belfoods Indonesia (BI) memiliki utang yang masih tertunggak ke SIPD sebesar Rp 59,680 miliar. Dalam proses restrukturisasi utang, pembayaran utang BI kepada SIPD dapat dilakukan dengan cara konversi utang menjadi ekuitas (debt to equity swap).
Jumlah saham BI yang diambilalih SIPD itu sebanyak 322.598 saham atau 52,31% dengan harga konversi Rp 185 ribu per saham.
Kepemilikan SIPD kini menjadi mayoritas di BI. Sedangkan pemilik saham mayoritas BI sebelumnya yakni Bio Drive International Ltd turun dari 85% menjadi 40,54%. Saham milik PT Cipta Kreasi Windriya Usaha yang sebesar 15% turun menjadi 7,15%.
Dalam pengumuman Jumat (27/3/2009), SIPD menjelaskan alasan akuisisi ini selain untuk konversi utang ke saham juga karena perusahaan melihat adanya peningkatan kinerja.
Selama ini, BI mengambil bahan baku daging ayam dari SIPD yang selanjutnya diproduksi menjadi nugget, chicken patties, sosis ayam dan lain-lain. Dengan memiliki BI, maka SIPD bisa memproduksi sendiri dari bahan baku yang dimiliki.
SIPD akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 12 Mei 2009.
(ir/ir)
Belfoods Indonesia (BI) memiliki utang yang masih tertunggak ke SIPD sebesar Rp 59,680 miliar. Dalam proses restrukturisasi utang, pembayaran utang BI kepada SIPD dapat dilakukan dengan cara konversi utang menjadi ekuitas (debt to equity swap).
Jumlah saham BI yang diambilalih SIPD itu sebanyak 322.598 saham atau 52,31% dengan harga konversi Rp 185 ribu per saham.
Kepemilikan SIPD kini menjadi mayoritas di BI. Sedangkan pemilik saham mayoritas BI sebelumnya yakni Bio Drive International Ltd turun dari 85% menjadi 40,54%. Saham milik PT Cipta Kreasi Windriya Usaha yang sebesar 15% turun menjadi 7,15%.
Dalam pengumuman Jumat (27/3/2009), SIPD menjelaskan alasan akuisisi ini selain untuk konversi utang ke saham juga karena perusahaan melihat adanya peningkatan kinerja.
Selama ini, BI mengambil bahan baku daging ayam dari SIPD yang selanjutnya diproduksi menjadi nugget, chicken patties, sosis ayam dan lain-lain. Dengan memiliki BI, maka SIPD bisa memproduksi sendiri dari bahan baku yang dimiliki.
SIPD akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 12 Mei 2009.
(ir/ir)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
