detikfinance

Potensi Pembangkit Geothermal Proyek 10.000 MW Belum Pasti

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Jumat, 24/04/2009 12:23 WIB
Foto: Epi/detikFinance
Jakarta - Daftar pembangkit yang akan masuk dalam proyek 10 ribu Megawatt (MW) tahap II akan diselesaikan minggu depan.
 
Menurut Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) Fahmi Mochtar, pihaknya hanya tinggal memastikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang akan masuk ke dalam daftar tersebut.
 
"Sebenarnya hampir semuanya sudah, tinggal memastikan yang geothermal," ujar Fahmi  usai penandatanganan perjanjian pengadaan kredit dengan 23 Bank Pembangunan Daerah (BPD), di Gedung Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (24/4/2009).
 
Fahmi menjelaskan dalam daftar yang telah diajukan ke PLN, ada beberapa PLTP yang belum pasti berapa potensi  sesungguhnya. Untuk itu, pihaknya harus melakukan survei lagi untuk memastikan hal itu. 
 
"Sehingga memakan waktu lama, untuk itu kita minta di clearkan dulu yang benar-benar bisa selesai tahun 2014," jelasnya.
 
Fahmi berharap daftar pembangkit yang akan masuk dalam proyek 10 ribu MW tahap 2 bisa selesai minggu depan. "Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa jelas lokasinya," tandas Fahmi.



(epi/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.