detikfinance

Indonesia dan Vietnam Kerjasama Pasar Ekspor Bersama

Suhendra - detikfinance
Minggu, 26/04/2009 16:47 WIB
(Foto:dok detikFinance)
Jakarta - Indonesia dan Vietnam mengupayakan kerjasama pasar ekspor bersama ke negara-negara tujuan ekspor kedua negara. Kerjasama ini didorong oleh adanya kesamaan produk-produk Indonesia dan Vietnam.

"Kita sama-sama produknya, malah bersaing, perlu mencari kompelemetaritas dan potensi untuk kerjasama untuk menghadapi pasar negara ke tiga," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di JCC, Minggu (26/4/2009).

Sehingga  dengan demikian bagi produk-produk Vietnam yang produk-produknya sudah di percaya di pasar utamanya, maka produk Indonesia bisa masuk melalui Vietnam dengan kesepakatan kerjasama, begitu juga sebaliknya.

"Migas misalnya bisa juga untuk pasar ketiga, Vietnam industri manufakturnya belum lengkap, bisa saja di elektronik, garmen, sepatu. Kita sama-sama eksportir garmen dan sepatu," ucap Mari.

Selain kerjasama perdagangan, kedua negara sangat berpotensi untuk bekerjasama di bidang pertanian dalam berbagai bidang dari hulu sampai hilir.

"Bisa kerjasama dari aspek produksi, pasca panen atau pemasarannya, ini yang dijajaki kerjasama perjanjiannya," jelasnya.

Dari sisi neraca perdagangan kedua negara, Indonesia mengalami surplus dibandingkan dengan Vietnam. Misalnya pada tahun tahun 2008 lalu nilai ekspor Indonesia ke Vietnam mencapai US$ 1,7 miliar, sedangkan nilai impornya hanya US$ 700 juta.

"Mereka lebih banyak pasarnya di AS dan Eropa," imbuhnya.

Migas dan Batu Bara Menjadi Incaran Vietnam

Selain sektor manufaktur, sektor minyak dan gas (migas) dan batu bara, cukup menjadi perhatian dari Vietnam, rencananya untuk kedua jenis sektor tersebut Vietnam sangat berminat untuk mengimpor dari Indonesia. Ketertarikan ini, kata Mari, menyusul adanya kebutuhan yang tinggi terhadap suplai batu bata di Vietnam.

"Mereka baru mengeluarkan peraturan untuk lisensi pembangkit listrik, jadi tidak akan diizinkan kalau tidak ada long term contract pembelian batu bara," jelas Mari.

Khusus untuk dibidang migas, akan ada kerjasama kedua negara khususnya dari Petro Vietnam yang berminat untuk melakukan eksplorasi di Indonesia.

"Di tahun 2007 mereka di Blok Natuna D Alpha, mereka mengharapkan ada discovery dan eksplorasi," katanya.



(hen/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.