Harga Properti Dubai Anjlok 41%
Sabtu, 09/05/2009 14:40 WIB
(Foto: Reuters)
Dubai - Dubai selama ini menjadi surga properti dunia dalam 10 tahun terakhir hingga sebelum krisis Oktober 2008. Namun kini booming sektor properti Dubai berakhir karena mengalami tekanan yang cukup berat akibat krisis.
Harga properti di Dubai per triwulan I-2009 anjlok 41% yang merupakan kelanjutan dari penurunan yang terjadi sejak triwulan IV-2008.
Resesi ekonomi dunia membuat pertumbuhan ekonomi global merosot. Sektor properti di Dubai pun terkena dampak paling tajam. Banyaknya perusahaan yang tutup sehingga permintaan apartemen dari tenaga asing yang bekerja di Dubai ikut menyusut.
Lembaga konsultasi Colliers International seperti dilansir BBC, Sabtu (9/5/2009) mengatakan krisis finansial telah membuat banyak orang kehilangan pekerjaannya. Padahal selama ini ekonomi Dubai banyak digerakkan tenaga kerja asing mulai dari tingkat eksekutif hingga karyawan.
Colliers juga melihat spekulan properti yang semula menjadikan Dubai sebagai surga properti kini telah meninggalkan pasar.
"Mereka banyak yang sudah keluar dari pasar," kata Chief Executive Colliers Timur Tengah, John Davis.
Davis tidak bisa memprediksi kapan properti Dubai akan bangkit lagi. Dubai dalam satu dasawarsa terakhir mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan motor utama di industri properti dan manufaktur.
Dubai merupakan salah satu emirat dari negara persatuan Uni Emirate Arab yang memiliki kemajuan ekonomi paling pesat.
(ir/epi)
Harga properti di Dubai per triwulan I-2009 anjlok 41% yang merupakan kelanjutan dari penurunan yang terjadi sejak triwulan IV-2008.
Resesi ekonomi dunia membuat pertumbuhan ekonomi global merosot. Sektor properti di Dubai pun terkena dampak paling tajam. Banyaknya perusahaan yang tutup sehingga permintaan apartemen dari tenaga asing yang bekerja di Dubai ikut menyusut.
Lembaga konsultasi Colliers International seperti dilansir BBC, Sabtu (9/5/2009) mengatakan krisis finansial telah membuat banyak orang kehilangan pekerjaannya. Padahal selama ini ekonomi Dubai banyak digerakkan tenaga kerja asing mulai dari tingkat eksekutif hingga karyawan.
Colliers juga melihat spekulan properti yang semula menjadikan Dubai sebagai surga properti kini telah meninggalkan pasar.
"Mereka banyak yang sudah keluar dari pasar," kata Chief Executive Colliers Timur Tengah, John Davis.
Davis tidak bisa memprediksi kapan properti Dubai akan bangkit lagi. Dubai dalam satu dasawarsa terakhir mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan motor utama di industri properti dan manufaktur.
Dubai merupakan salah satu emirat dari negara persatuan Uni Emirate Arab yang memiliki kemajuan ekonomi paling pesat.
(ir/epi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
