Hartadi, Gunarni dan Agus Marto Ramaikan Calon Gubernur BI
Jumat, 15/05/2009 17:37 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Bursa pengganti Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia semakin ramai, baik dari kalangan dalam maupun luar BI. Dari luar BI muncul tambahan nama Gunarni Soeworo dan Agus Martowardojo, sementara dari kalangan dalam BI mencuat nama Hartadi A Sarwono.
Gunarni merupakan mantan Dirut Bank Mandiri yang kini menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri. Wanita yang juga pernah jadi Ketua Perbanas ini baru saja dikalahkan Darmin Nasution dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI.
Sementara Agus Martowardojo, yang kini menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri pernah bersaing dengan Raden Pardede memperebutkan kursi Gubernur BI. Namun keduanya tidak memenuhi kriteria Komisi XI sehingga tidak ada yang lolos uji kelayakan.
Menurut pengamat hukum perbankan Pradjoto, Gunarni Soeworo memiliki kemampuan perbankan yang tak diragukan lagi serta kepribadian yang baik. Sedangkan Agus merupakan sosok yang sudah terkenal piawai menggiring transformasi.
"Kalaupun (pengganti Gubernur BI) dari orang luar, pasti Gunarni atau Agus Marto. Gunarni orangnya baik dan memiliki kemampuan tinggi. Agus Marto orang yang paling hebat melakukan transformasi," katanya disela-sela Kongres Perbanas di JCC, Jakarta, Jumat (15/5/2009).
Namun Pradjoto menegaskan, akan lebih baik jika Gubernur BI yang baru dipilih dari kalangan internal Bank Indonesia. Menurutnya, saat ini BI memiliki cukup sumber daya manusia yang memadai untuk menggantikan Boediono di pucuk pimpinan bank sentral.
Sosok yang dimaksud Pradjoto ternyata adalah Hartadi A Sarwono yang sekarang menjadi Deputi Gubernur BI.
"Orang di dalam BI ada yang memiliki kemampuan dan baik, yaitu pak Hartadi. Nggak ada salahnya orang dalam yang jadi calonnya, itu akan lebih baik," katanya.
Ia menambahkan, sosok Hartadi juga sangat sesuai dengan kriteria banyak pihak yang meminta agar Gubernur BI piawai dalam kebijakan moneter. Baginya, untuk kriteria itu Hartadi sudah yang paling sesuai.
"Itu mah nggak ada lagi selain Hartadi. Nanti juga akan di back up oleh Pak Darmin sebagai DGS. Hartadi orang yang berdedikasi tinggi, baik dan pintar," tegasnya.
Lalu bagaimana dengan sosok Sri Mulyani yang santer muncul sebagai pengganti Boediono?
Bagi Pradjoto, sosok sehebat Sri Mulyani sangat sayang jika harus dipindah ke bank sentral. Ia lebih cocok menangani ekonomi dari kabinet.
"Nama-nama seperti Sri Mulyani, dia memang orang baik. Tapi sangat disayangkan kalau dia ke BI. Sebaiknya dia atasi persoalan di kabinet, termasuk fiskal," katanya.
(lih/ir)
Gunarni merupakan mantan Dirut Bank Mandiri yang kini menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri. Wanita yang juga pernah jadi Ketua Perbanas ini baru saja dikalahkan Darmin Nasution dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI.
Sementara Agus Martowardojo, yang kini menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri pernah bersaing dengan Raden Pardede memperebutkan kursi Gubernur BI. Namun keduanya tidak memenuhi kriteria Komisi XI sehingga tidak ada yang lolos uji kelayakan.
Menurut pengamat hukum perbankan Pradjoto, Gunarni Soeworo memiliki kemampuan perbankan yang tak diragukan lagi serta kepribadian yang baik. Sedangkan Agus merupakan sosok yang sudah terkenal piawai menggiring transformasi.
"Kalaupun (pengganti Gubernur BI) dari orang luar, pasti Gunarni atau Agus Marto. Gunarni orangnya baik dan memiliki kemampuan tinggi. Agus Marto orang yang paling hebat melakukan transformasi," katanya disela-sela Kongres Perbanas di JCC, Jakarta, Jumat (15/5/2009).
Namun Pradjoto menegaskan, akan lebih baik jika Gubernur BI yang baru dipilih dari kalangan internal Bank Indonesia. Menurutnya, saat ini BI memiliki cukup sumber daya manusia yang memadai untuk menggantikan Boediono di pucuk pimpinan bank sentral.
Sosok yang dimaksud Pradjoto ternyata adalah Hartadi A Sarwono yang sekarang menjadi Deputi Gubernur BI.
"Orang di dalam BI ada yang memiliki kemampuan dan baik, yaitu pak Hartadi. Nggak ada salahnya orang dalam yang jadi calonnya, itu akan lebih baik," katanya.
Ia menambahkan, sosok Hartadi juga sangat sesuai dengan kriteria banyak pihak yang meminta agar Gubernur BI piawai dalam kebijakan moneter. Baginya, untuk kriteria itu Hartadi sudah yang paling sesuai.
"Itu mah nggak ada lagi selain Hartadi. Nanti juga akan di back up oleh Pak Darmin sebagai DGS. Hartadi orang yang berdedikasi tinggi, baik dan pintar," tegasnya.
Lalu bagaimana dengan sosok Sri Mulyani yang santer muncul sebagai pengganti Boediono?
Bagi Pradjoto, sosok sehebat Sri Mulyani sangat sayang jika harus dipindah ke bank sentral. Ia lebih cocok menangani ekonomi dari kabinet.
"Nama-nama seperti Sri Mulyani, dia memang orang baik. Tapi sangat disayangkan kalau dia ke BI. Sebaiknya dia atasi persoalan di kabinet, termasuk fiskal," katanya.
(lih/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
