BP Migas Pastikan Perpanjang Kontrak Medco di Blok A
Rabu, 20/05/2009 14:51 WIB
Foto: lih/detikFinance
Jakarta - BP Migas memastikan akan memperpanjang kontrak pengembangan migas Medco E&P di Blok A, Aceh Utara. Medco meminta perpanjangan kontrak yang akan berakhir 2011 untuk 20 tahun ke depan.
Menurut Kepala BP Migas R Priyono, pihaknya sudah pasti memberikan perpanjangan pada kontrak tersebut. Hanya saja sampai sekarang kedua pihak masih bernegosiasi terkait term and condition. Yang termasuk dalam pembahasan terms and condition adalah mengenai First Trance Petroleum (minyak pertama yang dihasilkan), DMO, split (bagi hasil) pemerintah dan KKKS.
"Sebetulnya ekstensi itu pasti, tinggal term of condition-nya. Hampir nggak mungkin tidak diperpanjang, tinggal term-nya saja," katanya di gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Sementara Presiden Direktur Medco E&P Budi Basuki menjelaskan, pihaknya siap mengembangkan Blok A untuk 20 tahun ke depan. Dengan investasi yang mencapai US$ 600 juta, Medco siap mengembangkan dua lapangan.
"Kan H2S-nya 2 persen dan CO2 27 persen. Jadi biayanya mahal. DMO tidak ada masalah karena memang keharusannya," katanya.
Menurut Budi, selama ini tidak ada yang tertarik mengembangkan Blok A karena dianggap tidak ekonomis.
"Blok A selama ini tidak ada yang mau develop karena keekonomiannya masih rendah banget. Term sudah punya angka splitnya 65 dan 35. Agak sulit untuk mengubah split. Partnernya juga sudah setuju. Itu tinggal masalah official aja," katanya.
(lih/qom)
Menurut Kepala BP Migas R Priyono, pihaknya sudah pasti memberikan perpanjangan pada kontrak tersebut. Hanya saja sampai sekarang kedua pihak masih bernegosiasi terkait term and condition. Yang termasuk dalam pembahasan terms and condition adalah mengenai First Trance Petroleum (minyak pertama yang dihasilkan), DMO, split (bagi hasil) pemerintah dan KKKS.
"Sebetulnya ekstensi itu pasti, tinggal term of condition-nya. Hampir nggak mungkin tidak diperpanjang, tinggal term-nya saja," katanya di gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Sementara Presiden Direktur Medco E&P Budi Basuki menjelaskan, pihaknya siap mengembangkan Blok A untuk 20 tahun ke depan. Dengan investasi yang mencapai US$ 600 juta, Medco siap mengembangkan dua lapangan.
"Kan H2S-nya 2 persen dan CO2 27 persen. Jadi biayanya mahal. DMO tidak ada masalah karena memang keharusannya," katanya.
Menurut Budi, selama ini tidak ada yang tertarik mengembangkan Blok A karena dianggap tidak ekonomis.
"Blok A selama ini tidak ada yang mau develop karena keekonomiannya masih rendah banget. Term sudah punya angka splitnya 65 dan 35. Agak sulit untuk mengubah split. Partnernya juga sudah setuju. Itu tinggal masalah official aja," katanya.
(lih/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
