Kamis, 24 Mei 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   saham | level | BBM | Facebook | minyak | Eropa | perdagangan | Signature Tower | MGM Hospitality |
  • Tomy Winata Gandeng MGM Las Vegas Bangun Gedung Tertinggi di RI
    Rabu, 23/05/2012 13:50 WIB

    Tomy Winata Gandeng MGM Las Vegas Bangun Gedung Tertinggi di RI

  • Saingi Las Vegas, Kasino Macau Raup Rp 301 Triliun Setahun
    Rabu, 23/05/2012 14:18 WIB

    Saingi Las Vegas, Kasino Macau Raup Rp 301 Triliun Setahun

  • Gedung Tertinggi Tomy Winata Dilengkapi 290 Kamar Hotel Super Mewah
    Rabu, 23/05/2012 14:27 WIB

    Gedung Tertinggi Tomy Winata Dilengkapi 290 Kamar Hotel Super Mewah

  • Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2
    Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB

    Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2

  • Anjlok 9%, Saham Facebook Makin Murah
    Rabu, 23/05/2012 08:30 WIB

    Anjlok 9%, Saham Facebook Makin Murah

  • Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00
    Rabu, 23/05/2012 07:29 WIB

    Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00

  • Waspadai Krisis Eropa, Hatta: Banyak Bekerja, Jangan Berpolemik
    Rabu, 23/05/2012 09:15 WIB

    Waspadai Krisis Eropa, Hatta: Banyak Bekerja, Jangan Berpolemik

  • Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak
    Rabu, 23/05/2012 10:56 WIB

    Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak

  • Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
    Rabu, 23/05/2012 07:58 WIB

    Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook

Berita Lain

  • Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
    Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
  • Rabu, 23/05/2012 19:18 WIB
    Jepang dan AS Penggemar Kopi Made in Indonesia
  • Rabu, 23/05/2012 18:48 WIB
    Tekan Sapi Impor, Dahlan Iskan Pakai Jurus 'Sasa'
  • Rabu, 23/05/2012 18:42 WIB
    Dahlan Iskan: BUMN Siap Dorong & Produksi Mobil Listrik
  • Rabu, 23/05/2012 18:10 WIB
    Pemerintah Klaim RI Jadi Acuan Negara Tetangga untuk Urusan NSW
  • Rabu, 23/05/2012 17:52 WIB
    Diisukan 'Tegang' dengan Jero Wacik, Dahlan: Saya SMS-an Terus

Indeks Berita

Rumor Saham

Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Gb
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.

Sosok Dan Peristiwa

Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Gb
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Riad Dar Les Cigognes By Sanssouci Collection
    splendia.com
    Rp 469.000
  • Mystique Santorini Hotel
    mystique.gr
    Rp 6,049.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
  • Bank Dunia: BBM Subsidi RI Dikonsumsi Masyarakat Kelas Atas
  • Gara-gara Saham Anjlok, Kekayaan 5 Konglomerat Ini Raib

detikFinance » Ekonomi

Senin, 25/05/2009 12:15 WIB
Ketiga Capres Penganut Neoliberalisme 
Wahyu Daniel - detikFinance


Foto: dok Detikcom
Jakarta - Isu neoliberalisme yang mencuat menjelang pemilihan presiden 2009 rupanya tidak merujuk pada satu pasangan saja. Menurut sejumlah kalangan, ketiga pasangan capres dan cawapres sebenarnya penganut neoliberalisme dan tidak mungkin menerapkan ekonomi kerakyatan.

Menurut Pengamat Ekonomi Revrisond Baswir, paham neoliberalisme bisa terlihat dari sejumlah kebijakan privatisasi BUMN. Ia menambahkan, ketiga capres yang akan maju dinilai sangat kental dengan agenda privatisasi BUMN tersebut.

"Ketiga capres semuanya mantan orang dalam pemerintahan, sehingga sulit mengubah neoliberlisme itu. Tiga capres itu tidak meyakinkan kita mereka bisa menjalankan ekonomi kerakyatan,"  dalam diskusi neolib dan ekonomi kerakyatan di Rumah Perubahan, Jalan Panglima Polim, Jakarta, Senin (25/5/2009).

Revrisond mengatakan, BUMN sebagai perusahaan milik negara seharusnya dikuasai pemerintah dan digunakan untuk kepentingan rakyat, bukannya diserahkan kepada pihak asing.
 
Selain itu, terus berkurangnya porsi anggaran subsidi di APBN juga mencerminkan kebijakan politik pemerintah yang tidak pro kepada rakyat.
 
"Saat saya ikut membahas RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2004-2009, sudah kelihatan bahwa rezim saat ini adalah rezim anti subsidi," katanya.
 
Dia mengatakan pada 2004 jumlah subsidi adalah sebesar 6,3% dari PDB, namun sampai 2009 jumlah subsidi ini terus dikurangi menjadi hanya tersisa 0,3% dari PDB.
 
"Ini bukanlah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, tapi Rencana Kejahatan Jangka Menengah Nasional," tandasnya.

Selain itu, ketiga capres juga dinilai akan sulit merealisasikan paham ekonomi kerakyatan. Hak ini karena ketiga capres itu sama sekali tidak menyinggung koperasi yang merupakan kunci ekonomi kerakyatan.

"Dalam pasal 33 juga kan disebut dalam ayat 1. Merujuk pasal itu, institusi yang wajib dikembangkan adalah koperasi, jadi koperasi jadi cara wajib ekonomi kerakyatan. Tapi ketiga capres itu tidak menyebut soal koperasi, jadi tidak mengusung ekonomi kerakyatan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy. Ia berpendapat tidak mungkin para capres dan cawapres peserta Pemilu 2009 bisa menjalankan kebijakan ekonomi kerakyatan.
 
"Berdasarkan perjanjian-perjanjian utang luar negeri dengan mitra lembaga-lembaga multilateral, saya konsisten dengan pendapat saya sejak 1999. Yakni siapapun Presidennya, Neoliberal Pemenangnya," tandasnya dalam diskusi neolib dan ekonomi kerakyatan di Rumah Perubahan, Jalan Panglima Polim, Jakarta, Senin (25/5/2009).
 
Ichsanuddin mengatakan kasus kenaikan BBM sejak era Megawati hingga kenaikan BBM Mei 2008 adalah bukti bahwa Indonesia telah berhasil didikte oleh pasar energi.
 
"Sektor-sektor strategis memang diminta tidak lagi disediakan pemerintah, neoliberal mengharuskan Pemerintah cukup menjadi regulator saja," ujarnya.
 
Dikatakannya, karena Indonesia sudah diperangkap dalam berbagai perjanjian luar negeri yang mengharuskan berlakunya pasar bebas, perdagangan bebas, liberalnya industri keuangan dan kewajiban meminimkan peranan pemerintah dalam penyediaan barang dan jasa publik, maka pemerintah ke depan berada dalam kemasan ekonomi kerakyatan namun berisi ekonomi liberal.
 
"Konteksnya memang ekonomi kerakyatan, tapi jangan tanya isi dan konsistennya dengan gagas emiokrasi ekonomi menurut konstitusi," ujar Ichsanuddin.

(dnl/lih)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Boediono Hanya Seorang Dosen Biasa
  • Boediono : Mosok Saya Cocok Dengan Neolib
  • Boediono Minta Restu UGM

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (0 Komentar) ·  Follower Komentar
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
    Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
  • Rabu, 23/05/2012 12:40 WIB
    Kekayaan 5 Konglomerat Ini Raib Gara-gara Saham Anjlok
  • Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB
    Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau
  • Rabu, 23/05/2012 15:04 WIB
    Gandeng MGM Las Vegas, Tomy Winata Ajak Gories Mere Cs
  • Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
    Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2

Komentar Terpopuler

  • Rabu, 23/05/2012 - 16:53
    PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7%
  • Senin, 21/05/2012 - 13:58
    Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif
  • Rabu, 23/05/2012 - 23:04
    Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik
  • Rabu, 23/05/2012 - 20:25
    Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00
  • Selasa, 22/05/2012 - 06:20
    Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan

www.detiknews.com

  • 3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
  • Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad

bg

Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda

www.detiksport.com

  • Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
  • Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?

bg

Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud

www.detikinet.com

  • Indosat Tambah Kapasitas Cloud USD 1 Juta
  • Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer