detikfinance

Sentul City Disuspensi, 2 Saham Masuk UMA

Irna Gustia - detikfinance
Selasa, 26/05/2009 10:35 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) tidak bisa diperdagangkan sejak sesi satu Selasa 26 Mei 2009. Sedangkan 2 saham lagi dimasukkan dalam Unusual Market Activity (UMA).

Saham BKSL disuspensi selama dua sesi hari ini dalam rangka cooling down. Suspensi ini terkait dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp 61 atau 81,33% dari harga penutupan Rp 75 pada 15 Mei 2009 menjadi Rp 136 pada 25 Mei 2009.

Suspensi itu dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang dalam setiap investasinya di saham BKSL.

UMA

Sementara dua saham yang masuk UMA adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Alam Sutera Reality Tbk (ASRI). Dua saham ini masuk UMA karena ada pergerakan harga saham yang tidak biasa.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas tiga saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa bursa saat ini sedang mencermati harga dan aktivitas transaksi saham ini," kata Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah dalam pengumuman, Selasa (26/5/2009).

UMA adalah aktifitas perdagangan dan atau pergerakan harga suatu efek yang tidak biasa pada suatu kurun waktu tertentu di bursa. Yang menurut penilaian bursa dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien.

Namun saham yang masuk UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran dibidang pasar modal.

BEI mengingatkan agar investor mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.


(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.