detikfinance

Pemerintah akan Lepas Seluruh Saham di Kawasan Industri

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Selasa, 26/05/2009 13:45 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana melepas seluruh kepemilikannya di perusahaan pengelola kawasan industri. Meskipun kinerja perusahaan tersebut masih baik, namun tidak memberikan kontribusi signifikan ke negara.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said Didu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

"Industri kawasan itu mau dilepas semua saham pemerintahnya. Dulu kita pegang karena masih kita butuhkan, sekarang kan swasta sudah banyak yang jauh lebih maju," katanya.

Selama ini pemerintah memiliki kepemilikan mayoritas di PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Makasar, dan PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma (Surabaya).

Alasan lain dilepasnya seluruh industri kawasan oleh pemerintah, antara lain kontribusinya kepada negara yang sudah tidak terlalu signifikan.

"Kinerjanya masih oke, tapi sumbangan dividennya tidak besar. Hanya sekitar Rp 1 miliar tiap tahun. Mungkin bisa lebih efisien kalau diurus swasta," imbuhnya.

Ia mengatakan, kepemilikan saham pemerintah tersebut akan dilakukan dengan cara lelang. Dengan begitu, perusahaan yang tertarik untuk membeli bisa ikut ambil bagian dalam lelang tersebut.

"Nanti kita lelang, nanti siapa saja yang mau kan bisa masuk. Kalau memang Pemda (Pemerintah Daerah) berminat boleh beli," ujarnya.

Sebelumnya, Pemda DKI Jakarta juga sudah menyatakan minatnya dengan cara menambah kepemilikan saham di Kawasan Berikat Nusantara.

Rencana pelepasan saham ini akan dibawa ke rapat DPR untuk diminta persetujuan terlebih dahulu.


(ang/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.