Premi Baru Asuransi Jiwa Allianz Naik 15%
Rabu, 27/05/2009 15:38 WIB
Jakarta - Di tengah krisis ekonomi global, Allianz Indonesia masih mencatatkan kenaikan premi baru untuk asuransi jiwa sebesar 15% pada kuartal I-2009.
Hal ini dikatakan oleh Presiden Direktur Allianz Indonesia Jens Reisch dalam acara seminar "Perspektif Ekonomi Asia setelah Krisis" di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (27/5/2009).
"Pada kuartal I-2009 gambarannya premi baru untuk asuransi jiwa adalah sebesar Rp 250 miliar atau naik 15% dibanding tahun lalu," ujarnya.
Reisch mengatakan industri asuransi di Indonesia masih cukup menjanjikan meskipun di tengah imbas krisis ekonomi global, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2009 masih diproyeksikan positif
"Untuk consumer product seperti asuransi jiwa dan kesehatan masih naik. Bahkan tahun ini nilai aset kami naik Rp 1,5 triliun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 5 triliun," katanya.
Dikatakannya penurunan produk asuransi di Allianz terjadi pada pembayaran premi sekaligus yang turun menjadi Rp 200 miliar di kuartal I-2009, dari Rp 450 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
"Peningkatan tertinggi pada asuransi jiwa, dimana omsetnya di kuartal I-2009 adalah Rp 1 triliun. Target premi kita tahun ini untuk asuransi jiwa dan kerugian adalah Rp 3,6 triliun, dari jumlah itu, sebesar Rp 2,5 triliun adalah asuransi jiwa," pungkasnya.
(dnl/qom)
Hal ini dikatakan oleh Presiden Direktur Allianz Indonesia Jens Reisch dalam acara seminar "Perspektif Ekonomi Asia setelah Krisis" di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (27/5/2009).
"Pada kuartal I-2009 gambarannya premi baru untuk asuransi jiwa adalah sebesar Rp 250 miliar atau naik 15% dibanding tahun lalu," ujarnya.
Reisch mengatakan industri asuransi di Indonesia masih cukup menjanjikan meskipun di tengah imbas krisis ekonomi global, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2009 masih diproyeksikan positif
"Untuk consumer product seperti asuransi jiwa dan kesehatan masih naik. Bahkan tahun ini nilai aset kami naik Rp 1,5 triliun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 5 triliun," katanya.
Dikatakannya penurunan produk asuransi di Allianz terjadi pada pembayaran premi sekaligus yang turun menjadi Rp 200 miliar di kuartal I-2009, dari Rp 450 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
"Peningkatan tertinggi pada asuransi jiwa, dimana omsetnya di kuartal I-2009 adalah Rp 1 triliun. Target premi kita tahun ini untuk asuransi jiwa dan kerugian adalah Rp 3,6 triliun, dari jumlah itu, sebesar Rp 2,5 triliun adalah asuransi jiwa," pungkasnya.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
