detikfinance

Cegah Pendanaan Teroris, PPATK Gandeng Srilanka dan Bermuda

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 27/05/2009 17:28 WIB
Foto: lih/detikFinance
Jakarta - Dalam rangka mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan kerjasama dengan Financial Intelligence Unit Srilanka dan dengan Financial Intelligence Agency, Bermuda (FIA).

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Hukum dan Kepatuhan PATK Bambang Permantoro dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (27/5/2009).

"Kerjasama antara PPATK sebagai Financial Intelligence Unit (FIU) Indonesia dengan FIU negara-negara sahabat tersebut sebagai salah satu dari upaya dalam memperkuat kerjasama internasional dalam rangka mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, khususnya dalam hal tukar menukar informasi intelijen keuangan," tuturnya.

Bambang mengatakan esensi dari perjanjian kerjasama dengan Srilanka dan Bermuda tersebut adalah dicapainya kesepakatan bahwa masing-masing negara akan melakukan pertukaran informasi intelijen keuangan yang berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang serta tindak pidana lainnya yang terkait dengan kedua tindak pidana tersebut.

Dikatakannya informasi yang dipertukarkan bersifat rahasia dan merupakan kewajiban masing-masing  lembaga untuk menjaga kerahasiannya, tidak dapat dipergunakan sebagai barang bukti di pengadilan, tidak dapat diteruskan kepada pihak manapun tanpa izin tertulis dari pemilik informasi, serta masing-masing lembaga dapat menolak untuk memberikan informasi yang diminta apabila bertentangan dengan kepentingan negara masing-masing.

"Kerjasama dengan FIU Srilanka dan FIU Bermuda merupakan kerjasama luar negeri yang ke 29. Sebelumya PPATK telah melakukan kerjasama dengan FIU Amerika Serikat dan FIU negara-negara lainnya," ujar Bambang.

Sampai saat ini, Jumlah permintaan informasi PPATK kepada sesama Financial Intelligence Unit (FIU) dan informasi spontan yang diterima sebanyak 167 informasi. Sebaliknya, informasi yang diberikan PPATK atas dasar permintaan dan pemberian informasi secara spontan kepada FIU lain berjumlah 118 kali. Sehingga total pertukaran informasi yang telah dilakukan sebanyak 285 kali.

(dnl/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.