detikfinance

Pemerintah Bentuk BUMN Baru Kelola Suramadu

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Kamis, 28/05/2009 11:02 WIB
Jembatan Suramadu (Foto: detikcom)
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang mengkaji pembentukan perusahaan plat merah baru untuk mengelola Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).
 
Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, saat ini pihaknya sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon direksi BUMN baru tersebut.
 
"Sudah dilakukan fit and proper oleh tim pengarah, dan tokohnya juga sudah ada. Dari salah satu kementerian, untuk posisi kepala," katanya di sela-sela Morning Coffee di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).

Menurutnya, hal itu sesuai dengan Draft RPP terakhir yang menyebutkan akan dibuat BUMN tersendiri untuk mengelola Suramadu, termasuk jembatan dan kawasan sekitarnya.

Ia mengatakan, keuntungan operasional secara komersial pengelolaan jembatan dan kawasan tersebut adalah jangka panjang.
 
"Dalam jangka pendek tidak ada, namun untuk jangka panjang itu kan pembangunan infrastruktur. Jadi bagaimana kita bisa mengelola infrstruktur tersebut dalam cara paling optimum sehingga bisa bertahan ratusan tahun," ungkapnya.

Oleh karena itu, perlu ditunjuk manajemen yang profesional, dalam hal ini BUMN baru yang spesifik supaya mengelola jembatan tersebut dan menarik keuntungan dari jalan tol, juga mengelola kawasan kaki dari jembatan tersebut.

"Dengan demikian jembatan ini bisa dikelola secara profesional," ujarnya.

Ia menambahkan, BUMN tersebut diharapkan sudah bisa berdiri sebelum peresmian jembatan tersebut dilakukan di tanggal 10 Juni mendatang.


(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.