BNI Siapkan Rp 1 Triliun untuk PDAM
Jumat, 29/05/2009 11:24 WIB
Foto: PDAM
Surabaya - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyiapkan dana sekitar Rp 1 triliun untuk penyaluran kredit kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Korporasi BNI Khrisna Suparto di Kantor BNI Wilayah Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (29/5/2009).
"Kita siapkan Rp 5 triliun untuk kredit di sektor telekomunikasi, listrik dan PDAM. Sekitar Rp 1 triliun untuk PDAM," katanya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu aturan dari beberapa pihak yang terlibat, seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Departemen Pekerjaan Umum mengenai revitalisasi PDAM tersebut.
Menurutnya, Departemen PU sudah memberikan beberapa lokasi PDAM yang akan direvitalisasi. "Sudah ada 15 nama yang feaseble," ungkapnya.
Salah satu revitalisasi yang akan dilakukan PDAM antara lain perluasan sumber air baku milik PDAM.
Target Kredit BNI
BNI menargetkan pertumbuhan kredit korporasi sebanyak 15-20 persen dari total penyaluran kredit tahun 2008 sebanyak Rp 44,8 triliun.
Nilai total penyaluran kreditnya di tahun 2009 ditargetkan sekitar Rp 51,52-53,76 triliun.
"Sampai kuartal pertama masih on track. Posisi hari ini juga masih dalam target," ujarnya.
(ang/qom)
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Korporasi BNI Khrisna Suparto di Kantor BNI Wilayah Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (29/5/2009).
"Kita siapkan Rp 5 triliun untuk kredit di sektor telekomunikasi, listrik dan PDAM. Sekitar Rp 1 triliun untuk PDAM," katanya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu aturan dari beberapa pihak yang terlibat, seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Departemen Pekerjaan Umum mengenai revitalisasi PDAM tersebut.
Menurutnya, Departemen PU sudah memberikan beberapa lokasi PDAM yang akan direvitalisasi. "Sudah ada 15 nama yang feaseble," ungkapnya.
Salah satu revitalisasi yang akan dilakukan PDAM antara lain perluasan sumber air baku milik PDAM.
Target Kredit BNI
BNI menargetkan pertumbuhan kredit korporasi sebanyak 15-20 persen dari total penyaluran kredit tahun 2008 sebanyak Rp 44,8 triliun.
Nilai total penyaluran kreditnya di tahun 2009 ditargetkan sekitar Rp 51,52-53,76 triliun.
"Sampai kuartal pertama masih on track. Posisi hari ini juga masih dalam target," ujarnya.
(ang/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
