detikfinance

BII Bidik Posisi 5 Bank Terbesar

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 29/05/2009 12:44 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - PT Bank International Indonesia Tbk (BII) terus melakukan transformasi untuk mencapai target menjadi 5 bank paling top di Indonesia pada 2015.

BII sendiri per Maret 2009 tercatat di posisi 10 bank yang memiliki aset besar di urutan paling buncit. BII mencatat jumlah aset Rp 53,090 triliun (2,26%) yang meningkat dibandingkan aset BII per Maret 2008 sebesar Rp 50,550 triliun. 

Untuk menunjang peningkatan kinerja itu, BII juga melakukan perombakan direksi. PT Bank International Indonesia Tbk (BII) menyetujui perubahan komposisi dewan direksi.
   
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BII menyetujui pengangkatan tiga anggota baru dewan direksi, yakni I Gusti Made Mantera, Lim Eng Khim dan Jenny Wiriyanto.
   
Pengangkatan anggota baru dewan direksi berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari bank indonesia. Dengan penambahan tiga anggota dewan direksi ini, susunan manajemen baru BII kini telah lengkap.
   
"Jajaran direksi yang baru memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan dan membawa BII ke jajaran atas industri perbankan indonesia. Tujuan kami adalah memperbaiki posisi BII diantara bank-bank terkemuka Indonesia," ujar Presiden Direktur BII Ridha Wirakusumah, di Jakarta, Jumat (29/05/2009).



(dru/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.