Berita Lain
-
Kamis, 24/05/2012 07:38 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Kekurangan Katalis Penggerak -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Kalbe Farma Bagi-bagi Dividen Rp 891 Miliar -
Rabu, 23/05/2012 16:10 WIB
Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terkoreksi 39 Poin -
Rabu, 23/05/2012 15:38 WIB
Saham Perdana AirAsia Laris Manis di Thailand -
Rabu, 23/05/2012 13:33 WIB
Bank Nagari Jual Surat Utang Rp 225 Miliar
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Senin, 01/06/2009 13:01 WIB
Rekomendasi Saham
Bangunnya Raksasa Gudang Garam
Irna Gustia - detikFinance
(dok GGRM)
"Pangsa pasar GGRM naik ke 24% pada bulan keempat 2009 (dari 23,7% pada triwulan I-2009), dan GGRM kembali ke posisi pertama, di atas HMSP," kata analis CIMB Trader, Rumaida Utami dalam risetnya, Senin (1/6/2009).
Dalam catatan CIMB, GGRM mencatat pendapatan triwulan I-2009 +10,8% yoy, karena kenaikan volume produksi 30,6% yoy berdasarkan data GAPPRI. Hal ini dibantu oleh kenaikan 29,6% pada produk SKM (mesin) dan 41,5% yoy pada SKT (tangan), meskipun rokok mild -18.1% yoy.
SKT saat ini mengkontribusi 21% volume GGRM, 3% lebih tinggi dari Maret 2009. Hal ini sesuai hipotesis sebelumnya bahwa emiten akan mengurangi dominasi dari SKM dan lebio fokus pada produk SKT mengikuti tren lokal.
Gross dan operating margin masing-masing naik ke 22% dan 15,5%, paling tinggi dalam 10 kuartal terakhir. Pangsa pasar juga naik ke 24% pada bulan keempat 2009 (dari 23,7% pada 1Q09), dan GGRM kembali ke posisi pertama, diatas HMSP.
Outlook & Strategi
Berdasarkan data GAPPRI, perusahaan rokok cenderung membeli lebih banyak pita cukai sebelum diberlakukannya pajak baru. Konsumsi domestik naik 90% yoy, sebelum Februari 2009.
Pada bulan ke-4 2009, konsumsi rokok mencatat kenaikan +8,3% yoy dan mencapai 80,9 miliar batang. Target pemerintah tahun ini adalah 260 miliar batang dari rata-rata 247 miliar batang rokok.
GGRM memiliki strategi product mix yang lebih banyak serta sistem distribusi yang baru. Skenario terbaik kami mengantisipasi volume dan margin akan lebih baik dari prediksi.
Sementara itu, daya beli masyarakat cenderung masih kuat, sehingga pricing power kembali lagi ke emiten. Belanja negara juga akan mengurangi dampak phk, sementara reformasi pasar akan menciptakan lebih banyak pekerjaan
"Kami mempertahankan rating outperform untuk Gudang Garam (GGRM) dengan target harga Rp 17.100 (dari sebelumnya Rp 7,150) dengan metode DCF (11.9% WACC, 6% LTG) setelah menaikan earning CY09-11 sebesar 25-55%," kata Rumaida.
Target harga ini mengindikasikan 10x dan 8,4x CY10-11 P/E vs target JCI kami 10,8x CY10 P/E. Katalis yang dilihat CIMB datang dari basis kinerja triwulan I-2009 yang cemerlang, cash flow yang kuat serta potensi
recovery daya beli masyarakat Indonesia.
"GGRM seperti kami bahas diatas, berhasil merebut kembali top spot rokok nasional dari HM Sampoerna (HMSP) pada triwulan I-2009," katanya.
Pergerakan Teknikal
Gudang Garam (GGRM IJ; Rp 11.350, Buy on Weakness). Tahun 2009 P/E: 10.6x, P/BV: 1.3x. Money Flow, yang terlihat stagnant di area overbougth, cenderung turun 19.8% ke 73.7. Chaikin pun cenderung turun dari 0.29 ke 0.16. Standard Error Channel periode 24 merekam trend naik dengan kemiringan +203, diiringi trend yang serupa di garis linear regresi volume.
MACD di trend bullish sehingga GGRM seharusnya akan tampak masih menarik jika hari ini tak menembus Rp 10.500 dengan volume yang significant.
Konsolidasi bawah: minor Rp 10.800, major Rp 10.500
Konsolidasi atas: minor Rp 12.200, major Rp 12.400
(ir/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate -
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata -
Kamis, 24/05/2012 07:30 WIB
Banyak Rumor dari Eropa, Wall Street Ditutup Datar -
Kamis, 24/05/2012 07:38 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Kekurangan Katalis Penggerak -
Rabu, 23/05/2012 12:40 WIB
Kekayaan 5 Konglomerat Ini Raib Gara-gara Saham Anjlok
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Rabu, 23/05/2012 - 20:25
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



