Surplus Perdagangan April Capai US$ 2,08 Miliar
Senin, 01/06/2009 14:50 WIB
Foto: Wahyu-detikFinance
Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia pada April 2009 mencatat surplus US$ 2,08 miliar. Nilai ekspor pada April 2009 terhitung lebih tinggi dibandingkan impor meskipun keduanya mengalami penurunan.
Hal ini dikatakan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (1/6/2009).
"Ekspor April 2009 mencapai US$ 8,46 miliar atau turun 1,18% dibanding Maret 2009, yoy turun 22,55%," ujarnya.
Dipaparkan Rusman untuk ekspor non migas pada April 2009 mencapai nilai US$ 7,21 miliar atau turun 1,74% dibandingkan Maret 2009, dan turun 14,63% dibandingkan periode yang sama tahun 2008. "Ekspor migas turunnya lebih rendah dari ekspor secara umum, jauh lebih tajam dengan non migas, karena harga minyak sejak April masih menunjukkan penurunan," tuturnya.
Secara komulatif nilai ekspor Indonesia periode Januari-April 2009 adalah US$ 31,49 miliar atau menurun 29,51% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penurunan ekspor non migas terbesar terjadi pada komoditas bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 592,3 juta, sementara peningkatan ekspor terbesar terjadi pada bahan bakar mineral US$ 238,6 juta.
"Ekspor Indonesia ke Cina pada April 2009 mencapai angka terbesar US$ 830,3 juta, disusul AS US$ 768,4 juta, dan Jepang US$ 687, 4 juta. Kontribusi ketiganya 31,73% dari total. Ke Uni Eropa sebesar US$ 69,3 juta," paparnya.
Sementara itu untuk nilai impor Indonesia pada April 2009 tercatat sebesar US$ 6,38 miliar atau turun 2,58% dibanding Maret 2009. Sedangkan impor pada periode Januari-April 2009 mencapai US$ 25,48 miliar atau turun 38,42% dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Impor terbesar dari Cina nilainya US$ 3,77 miliar (17,8%), Jepang US$ 2,79 miliar (13,18%), Singapura US$ 2,47 miliar (11,68%). Sementara porsi impor dari ASEAN 22,26%," tukas Rusman.
(dnl/qom)
Hal ini dikatakan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (1/6/2009).
"Ekspor April 2009 mencapai US$ 8,46 miliar atau turun 1,18% dibanding Maret 2009, yoy turun 22,55%," ujarnya.
Dipaparkan Rusman untuk ekspor non migas pada April 2009 mencapai nilai US$ 7,21 miliar atau turun 1,74% dibandingkan Maret 2009, dan turun 14,63% dibandingkan periode yang sama tahun 2008. "Ekspor migas turunnya lebih rendah dari ekspor secara umum, jauh lebih tajam dengan non migas, karena harga minyak sejak April masih menunjukkan penurunan," tuturnya.
Secara komulatif nilai ekspor Indonesia periode Januari-April 2009 adalah US$ 31,49 miliar atau menurun 29,51% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penurunan ekspor non migas terbesar terjadi pada komoditas bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 592,3 juta, sementara peningkatan ekspor terbesar terjadi pada bahan bakar mineral US$ 238,6 juta.
"Ekspor Indonesia ke Cina pada April 2009 mencapai angka terbesar US$ 830,3 juta, disusul AS US$ 768,4 juta, dan Jepang US$ 687, 4 juta. Kontribusi ketiganya 31,73% dari total. Ke Uni Eropa sebesar US$ 69,3 juta," paparnya.
Sementara itu untuk nilai impor Indonesia pada April 2009 tercatat sebesar US$ 6,38 miliar atau turun 2,58% dibanding Maret 2009. Sedangkan impor pada periode Januari-April 2009 mencapai US$ 25,48 miliar atau turun 38,42% dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Impor terbesar dari Cina nilainya US$ 3,77 miliar (17,8%), Jepang US$ 2,79 miliar (13,18%), Singapura US$ 2,47 miliar (11,68%). Sementara porsi impor dari ASEAN 22,26%," tukas Rusman.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
