Jangan Ada Rangkap Jabatan di Departemen 'Remunerasi'
Selasa, 02/06/2009 12:20 WIB
Foto: Wahyu/detikFinance
Jakarta - Rangkap jabatan sudah seharusnya tidak dilakukan oleh pejabat di dalam lingkungan departemen yang sudah melaksanakan reformasi birokrasi dan juga remunerasi kepada pegawainya.
Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
"Rangkap jabatan harusnya tidak ada lagi bagi departemen yang sudah melakukan reformasi birokrasi, Departemen Keuangan juga termasuk di dalamnya," tuturnya.
Dradjad mengungkapkan Departemen Keuangan sebagai lembaga awal penerapan reformasi birokrasi harusnya konsisten terhadap sikapnya, dan tidak lagi membolehkan rangkap jabatan bagi pejabatnya.
"Meskipun tidak rangkap gaji, tapi tetap saja akan ada konflik kepentingan jika rangkap jabatan diperbolehkan," ujarnya.
Sementara mengenai alasan kurangnya SDM untuk dijadikan komisaris BUMN sehingga masih diperlukan dari kalangan pejabat, Dradjad mengatakan hal itu hanya keinginan Depkeu untuk mengontrol BUMN.
"SDM kita banyak kok, dari bankir-bankir senior jika itu yang menjadi alasannya," pungkas Dradjad.
Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi sebelumnya menyatakan, rangkap jabatan pejabat pemerintah diperbolehkan, asalkan tidak rangkap penghasilan.
Sekjen Depkeu Mulia P Nasution yang merangkap jabatan sebagai komisaris utama Bank Bukopin sebelumnya juga menyatakan dirinya tidak menerima tambahan honor untuk tambahan jabatan tersebut. Menurutnya, penugasan sebagai komisaris utama Bukopin adalah untuk mewakili kepentingan pemerintah.
(dnl/qom)
Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
"Rangkap jabatan harusnya tidak ada lagi bagi departemen yang sudah melakukan reformasi birokrasi, Departemen Keuangan juga termasuk di dalamnya," tuturnya.
Dradjad mengungkapkan Departemen Keuangan sebagai lembaga awal penerapan reformasi birokrasi harusnya konsisten terhadap sikapnya, dan tidak lagi membolehkan rangkap jabatan bagi pejabatnya.
"Meskipun tidak rangkap gaji, tapi tetap saja akan ada konflik kepentingan jika rangkap jabatan diperbolehkan," ujarnya.
Sementara mengenai alasan kurangnya SDM untuk dijadikan komisaris BUMN sehingga masih diperlukan dari kalangan pejabat, Dradjad mengatakan hal itu hanya keinginan Depkeu untuk mengontrol BUMN.
"SDM kita banyak kok, dari bankir-bankir senior jika itu yang menjadi alasannya," pungkas Dradjad.
Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi sebelumnya menyatakan, rangkap jabatan pejabat pemerintah diperbolehkan, asalkan tidak rangkap penghasilan.
Sekjen Depkeu Mulia P Nasution yang merangkap jabatan sebagai komisaris utama Bank Bukopin sebelumnya juga menyatakan dirinya tidak menerima tambahan honor untuk tambahan jabatan tersebut. Menurutnya, penugasan sebagai komisaris utama Bukopin adalah untuk mewakili kepentingan pemerintah.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
