detikfinance

Target Inflasi 2010 Naik Sedikit

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 04/06/2009 08:40 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Komisi XI DPR merekomendasikan tingkat inflasi untuk asumsi makro APBN 2010 sebesar 4-6% atau sedikit lebih tinggi dari yang diajukan pemerintah yang sebesar 4,5-5,5%.
 
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi XI DPR Hafiz Zawawi dalam rapat kerja dengan Pemerintah dan Bank Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam (3/6/2009).
 
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5-6% di 2010 akan mendorong konsumsi, dan ini akan meningkatkan laju inflasi, jadi kesepakatan inflasi 2010 adalah 4-6%," tuturnya.
 
Selain itu, dalam rapat pembahasan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2010, Komisi XI beserta Pemerintah dan BI juga menyepakati asumsi makro sebagai berikut:


  • Pertumbuhan ekonomi sebesar 5-6%
  • Inflasi sebesar 4-6%
  • Suku bunga SBI 3 bulan sebesar 6-7,5%
  • Nilai tukar rata-rata sebesar Rp 10.000-10.500 per US$
 
Kesepakatan ini akan menjadi rekomendasi kepada Panitia Anggaran DPR dan menjadi bahan pembahasan APBN 2010.
 
Selain asumsi tersebut, asumsi makro lain yang sudah direkomendasikan hasil pembahasan Menteri ESDM dan Komisi VII DPR adalah:

  • Harga minyak sebesar US$ 50-70 per barel
  • Lifting minyak sebesar 960 ribu barel per hari
  • Konsumsi BBM 36,5 juta kilo liter.
 

 



(dnl/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.