Rekomendasi Saham
BRI Yang Masih Seksi
Kamis, 04/06/2009 11:50 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dinilai masih lebih menarik karena pertumbuhan kinerjanya yang masih bagus ketimban bank-bank lainnya.
BRI juga mulai mengurangi Kredit Usaha Rakyat (KUR),-yang merupakan program pemerintah,-- karena tingginya rasio kredit macet (NPL) dan mulai mengalihkannya ke kredit sendiri Kupedes.
Berikut analisa dari Mulya Chandra CFA dalam riset CIMB Securities yang diterima, Kamis (4/6/2009).
KUR melambat, berpindah ke Kupedes
Target & Valuasi
CIMB mempertahankan rating outperform untuk Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan target harga Rp 7.000 dengan metode DDM (discount rate 16,4%).
BBRI menurunkan kredit KUR menunjukan kedewasaan dan kejelian kapan untuk mulai kapan untuk bertahan agar risiko jangan sampai membahayakan kesehatan bank.
"NPL KUR saat ini masih bisa dikendalikan, dan kami percaya BBRI sebagai growth proxy dan lebih menarik daripada potensi pesaingnya," kata Mulya.
(ir/qom)
BRI juga mulai mengurangi Kredit Usaha Rakyat (KUR),-yang merupakan program pemerintah,-- karena tingginya rasio kredit macet (NPL) dan mulai mengalihkannya ke kredit sendiri Kupedes.
Berikut analisa dari Mulya Chandra CFA dalam riset CIMB Securities yang diterima, Kamis (4/6/2009).
KUR melambat, berpindah ke Kupedes
- Dalam empat bulan pertama 2009, kredit usaha rakyat (KUR) melambat ke 4% dari 93,9% pada akhir tahun 2008. BBRI juga melihat loan balance KUR turun dari Rp 6,9 triliun pada Desember 2008 menjadi Rp 6,4 triliun (atau 4% dari total loan).
- Penyaluran pada beberapa daerah di cabang BBRI dihentikan, karena NPL sudah mencapai batas. Pada April 2009, NPL ratio dari KUR BBRI mencapai 4,96%, namun masih lebih baik dari Bukopin (BBKP) di 7.38%. Pemerintah menyadari hal tersebut dan tidak bisa memaksa bank, sehingga akan menunjuk 10 bank pembangunan daerah untuk melanjutkan program KUR.
- Tujuan dari partisipasi BBRI dalam KUR adalah mencari debitor berkualitas untuk kemudian dipindahkan ke micro produk lainnya yang tidak disubsidi, yaitu kupedes. KUR dapat memiliki profile resiko yang lebih tinggi dari kupedes sehingga bisa mencapai segment yang belum dijangkau.
- BBRI telah berhasil memigrasi 7% debitor KUR atau 106 ribu orang menjadi kupedes. Apabila level tersebut bisa dipertahankan, maka BBRI bisa meningkatkan debitor kupedes 2x lipat.
Target & Valuasi
CIMB mempertahankan rating outperform untuk Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan target harga Rp 7.000 dengan metode DDM (discount rate 16,4%).
BBRI menurunkan kredit KUR menunjukan kedewasaan dan kejelian kapan untuk mulai kapan untuk bertahan agar risiko jangan sampai membahayakan kesehatan bank.
"NPL KUR saat ini masih bisa dikendalikan, dan kami percaya BBRI sebagai growth proxy dan lebih menarik daripada potensi pesaingnya," kata Mulya.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
