detikfinance

Semen Domestik Mahal, Impor Bisa Jadi Pilihan

Suhendra - detikfinance
Jumat, 05/06/2009 12:44 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Adanya aduan kalangan pengusaha terkait dugaan kartel semen ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) membuat pemerintah memberi opsi kepada dunia usaha untuk bisa melakukan impor semen. Impor ini seharusnya bisa dilakukan jika pengusaha menilai harga semen di dalam negeri lebih mahal karena dugaan praktek kartel.
 
"Kalau semen di Indonesia mahal kenapa nggak impor, kenapa harus teriak-teriak, bea masuknya kecil tidak terlalu tinggi, tidak ada larangan impor hanya memenuhi SNI saja," kata Dirjen Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian Benny Wahyudi saat ditemui di kantornya, Jumat (5/6/2009).
 
Benny menjelaskan mengenai harga semen di Indonesia saat ini tidak termasuk yang termahal, kecuali produk yang sudah dikemas dalam kantong-kantong kecil, itu pun dalam jumlah yang kecil. Ia juga menegaskan pemerintah akan mendukung upaya penyelidikan KPPU terkait dugaan kartel tersebut.

"Kita mendukung kalau memang ada praktek yang tidak sesuai dengan udang-undang dan peraturan. Kita tidak bisa menghukum," jelasnya.

Menurutnya tuduhan kartel tersebut sampai saat ini sangat jauh dari fakta yang ada. Misalnya dari sisi zona pemasaran ia mencontohkan produk-produk semen asal Jawa Timur pun bisa dipasarkan di Jakarta seperti produk Semen Gresik, semen Padang bahkan produk Holcim dapat ditemukan di Jawa Timur.
 
"Kenapa mereka nggak dagang aja di sana biar bagi-bagi lah. Baturaja pun ada di Lampung. Kalau dari segi pembagian pasar, rasaya saya tidak berada dalam posisi membela, silahkan periksa dibuktikan," serunya.



(hen/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.