detikfinance

Pemerintah Dukung KPPU Usut Dugaan Kartel Semen

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Jumat, 05/06/2009 13:45 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki kemungkinan adanya kartel penjualan semen yang mempengaruhi tingkat harga jual semen di pasar.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (5/6/2009).

"Saya dukung KPPU untuk masuk ke sana (penyelidikan kartel semen)," katanya.

Menurutnya, jika masalah kartel tersebut ditanyakan kepada Kementerian Negara BUMN maka ada konflik kepentingan, karena di satu sisi pemerintah punya pabrik semen sendiri tetapi juga tidak ingin harga semen dimonopoli.

"Kalau ditanya ke saya nanti konflik kepentingan. Kita kan punya pabrik semen, di satu sisi ingin keuntungan tinggi tapi di sisi lain kalau struktur engak diperbaiki maka akan merugikan konsumen," ujarnya.

Meski begitu, ia mengharapkan pemeriksaan kartel semen yang dilakukan KPPU tersebut bisa membenahi struktur pasar semen dalam negeri sehingga bisa lebih efisien.

Selain memeriksa kartel semen, ia juga mengharapkan KPPU bisa melakukan studi dan penelitian terhadap pasar minyak goreng juga.



(ang/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.