Pemerintah Tak Impor Gula Konsumsi Sampai Januari 2010
Senin, 08/06/2009 13:12 WIB
Foto: dok Detikcom
Jakarta - Pemerintah berkomitmen untuk tidak mengimpor gula konsumsi (rumah tangga) hingga awal tahun 2010. Langkah ini berdasarkan proyeksi produksi gula dalam negeri pada 2009 yang mencapai 2,94 juta ton akan melampaui kebutuhan yang hanya 2,7 juta ton.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Perkebunan Departemen Pertanian (Deptan) Achmad Manggabarani di gedung Departemen Perindustrian, Senin (8/6/2009).
"Sudah keluar surat dari menteri perdagangan, sampai Januari 2010, tidak ada gula putih impor (konsumsi)," katanya.
Untuk mengamankan tidak ada langkah impor gula putih konsumsi rumah tangga, pihaknya menargetkan jumlah stok gula di akhir tahun mencapai 1,2 juta ton. Namun kata dia target produksi tahun ini sangat tergantung dengan program restrukturisasi mesin 2009 yang menargetkan ada peningkatan rendemen (hasil bersih proses penggilingan tebu menjadi gula) hingga 8%-10% dari saat ini masih dibawah 7%.
"Kalau sampai tidak sampai, ya kita lihat," ucapnya.
Swasembada Gula Total Dipercepat
Achmad juga menambahkan berdasarkan roadmap Departemen Pertanian pada 2014 Indonesia diharapkan sudah bisa mampu swasembada gula secara total yaitu mampu memenuhi gula untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan gula industri.
"Tapi kalau menurut saya tahun 2014 terlalu lama. Tahun ini kita targetkan rendeman bisa 8%, ada juga yang 10%, 6,7% jadi rata-rata nasional 8,5%," katanya.
Ia menjelaskan berdasarkan perhitungan, bahwa setiap kenaikan 1% rendemen maka akan ada kenaikan produksi hingga 450.000 ton. Saat ini rata-rata rendemen pabrik gula khususnya di Pulau Jawa masih di bawah 7% sedangkan pabrik gula di luar Jawa seperti Lampung sudah mampu mencapai rendeman 10% lebih karena banyak menggunakan mesin-mesin baru.
Hal yang samapun dikatakan oleh Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari, bahwa berdasarkan seruan Wapres Jusuf Kalla Indonesia harus sudah mampu swasembada gula total pada tahun 2009 sampai 2010.
"Pemerintah mendorong agar swasembada gula bisa diwududkan. Tapi sesuai dengan perintah pak Wapres bisa selesai 2009 dan 2010," jelas Ansari.
(hen/lih)
Demikian disampaikan oleh Dirjen Perkebunan Departemen Pertanian (Deptan) Achmad Manggabarani di gedung Departemen Perindustrian, Senin (8/6/2009).
"Sudah keluar surat dari menteri perdagangan, sampai Januari 2010, tidak ada gula putih impor (konsumsi)," katanya.
Untuk mengamankan tidak ada langkah impor gula putih konsumsi rumah tangga, pihaknya menargetkan jumlah stok gula di akhir tahun mencapai 1,2 juta ton. Namun kata dia target produksi tahun ini sangat tergantung dengan program restrukturisasi mesin 2009 yang menargetkan ada peningkatan rendemen (hasil bersih proses penggilingan tebu menjadi gula) hingga 8%-10% dari saat ini masih dibawah 7%.
"Kalau sampai tidak sampai, ya kita lihat," ucapnya.
Swasembada Gula Total Dipercepat
Achmad juga menambahkan berdasarkan roadmap Departemen Pertanian pada 2014 Indonesia diharapkan sudah bisa mampu swasembada gula secara total yaitu mampu memenuhi gula untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan gula industri.
"Tapi kalau menurut saya tahun 2014 terlalu lama. Tahun ini kita targetkan rendeman bisa 8%, ada juga yang 10%, 6,7% jadi rata-rata nasional 8,5%," katanya.
Ia menjelaskan berdasarkan perhitungan, bahwa setiap kenaikan 1% rendemen maka akan ada kenaikan produksi hingga 450.000 ton. Saat ini rata-rata rendemen pabrik gula khususnya di Pulau Jawa masih di bawah 7% sedangkan pabrik gula di luar Jawa seperti Lampung sudah mampu mencapai rendeman 10% lebih karena banyak menggunakan mesin-mesin baru.
Hal yang samapun dikatakan oleh Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari, bahwa berdasarkan seruan Wapres Jusuf Kalla Indonesia harus sudah mampu swasembada gula total pada tahun 2009 sampai 2010.
"Pemerintah mendorong agar swasembada gula bisa diwududkan. Tapi sesuai dengan perintah pak Wapres bisa selesai 2009 dan 2010," jelas Ansari.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
