detikfinance

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-III Tak Setinggi Kuartal I

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 08/06/2009 16:50 WIB
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II dan kuartal III tahun 2009 tidak akan setinggi kuartal I-2009 yang sebesar 4,4%. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi kuartal II dan kuartal III tahun 2008 sangat tinggi.
 
Demikian disampaikan Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/6/2009).
 
"Memang kuartal II dan kuartal III akan tumbuh cukup kuat tapi tidak akan setinggi kuartal I," ujarnya.
 
Sri Mulyani mengatakan pada kuartal II dan kuartal III tahun 2009, pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh konsumsi dalam negeri yang masih akan tumbuh cukup kuat termasuk belanja pemerintah yang mulai berjalan.
 
"Kalau dilihat dari sumber pertumbuhan ekonomi pada kuartal II dan kuartal III, konsumsi dalam negeri akan cukup baik, di atas 5% karena kalau faktor seperti musim masuk sekolah lalu liburan. Itu menyebabkan tingkat konsumsi masih cukup melonjak kemudian diikuti kuartal III ada lebaran dan puasa. Ini bisa menyebabkan potensi pertumbuhan cukup tinggi," paparnya.
 
Pemerintah juga akan memonitor perbankan nasional terkait target pertumbuhan kredit.
 
"Dengan adanya suku bunga yang turun ini diperkirakan mereka akan menyesuaikan pertumbuhan dari kreditnya menjadi relatif lebih baik dari sekarang, kalau sekarang kan kira-kira 15%," katanya.
 
Terkait naiknya peringkat daya saing Indonesia menurut versi IMD, Sri Mulyani mengatakan hal ini diharapkan bisa meningkatkan investasi di Indonesia.
 
"Indonesia menjadi daya tarik bagi perekonomian dunia, terutama bagi kelompok investor yang masih ingin dapat return menarik. Ini bisa menjelaskan kenapa flow dari capital sekarang sangat besar di Indonesia pada minggu terakhir," jelasnya.
 
"Ini jadi alasan yang eksplisit, berarti bagi suatu perekonomian apalagi kalau size-nya seperti Indonesia yang sangat besar, dari sisi populasi maupun geografi itu menjadi ciri bahwa dia punya potensi untuk menjadi daya tarik bagi investasi," tambahnya.





(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.