Korupsi dan Penipuan Mendominasi LTKM ke PPATK
Selasa, 09/06/2009 09:44 WIB
Foto: lih/detikFinance
Jakarta - Jumlah Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) yang diterima Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) per April 2009 sebanyak 28.297 laporan. Kasus korupsi dan penipuan masih mendominasi laporan transaksi keuangan mencurigakan yang diterima PPATK.
Menurut Kepala PPATK Yunus Husein, sebanyak 683 kasus telah ditindaklanjuti dan diteruskan kepada penegak hukum. Dimana 645 kasus atau hasil analisis disampaikan kepada kepolisian/kejaksaan dan 38 kasus disampaikan kepada kejaksaan.
"Sejumlah kasus tersebut, didominasi oleh kasus korupsi sebanyak 309 kasus dan kasus penipuan sebanyak 211 kasus," katanya di sela Workshop Pengungkapan dan Pembuktian Perkara Pidana Melalui Penelusuran Hasil Kejahatan di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
Secara rinci, kasus yang disampaikan PPATK adalah sebagai berikut, penggelapan sebanyak 12 kasus, kejahatan perbankan 31 kasus, pemalsuan dokumen 21 kasus, terorisme 6 kasus, penggelapan pajak 7 kasus, perjudian 6 kasus, penyuapan 18 kasus, narkotika 15 kasus, pornografi anak 1 kasus, pemalsuan uang 4 kasus, pencurian 1 kasus, pembalakan liar 6 kasus, penyelundupan 5 kasus dan tidak teridentifikasi 30 kasus.
LTKM yang diterima PPATK tersebut diterima dari Perusahaan Jasa Keuangan (PJK) berbentuk bank sebanyak 136 dan non bank sebanyak 109, dengan total 28.297 LTKM.
Ia mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, jumlah LTKM yang disampaikan PJK telah meningkat pesat. Jika pada tahun 2002, jumlah LTKM per bulannya adalah 103, jumlah ini meningkat menjadi 171 LTKM per bulan pada tahun 2005.
Jumlahnya terus meningkat menjadi 290 LTKM per bulan pada tahun 2006, lalu 486 LTKM per bulan pada tahun berikutnya.
"Pada tahun 2008, jumlah rata-rata LTKM per bulan mencapai 869 laporan. Hingga April ini jumlah rata-rata per bulannya menjadi 1310 LTKM sehingga rata-rata per harinya menjadi 43 LTKM," ujarnya.
(ang/lih)
Menurut Kepala PPATK Yunus Husein, sebanyak 683 kasus telah ditindaklanjuti dan diteruskan kepada penegak hukum. Dimana 645 kasus atau hasil analisis disampaikan kepada kepolisian/kejaksaan dan 38 kasus disampaikan kepada kejaksaan.
"Sejumlah kasus tersebut, didominasi oleh kasus korupsi sebanyak 309 kasus dan kasus penipuan sebanyak 211 kasus," katanya di sela Workshop Pengungkapan dan Pembuktian Perkara Pidana Melalui Penelusuran Hasil Kejahatan di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
Secara rinci, kasus yang disampaikan PPATK adalah sebagai berikut, penggelapan sebanyak 12 kasus, kejahatan perbankan 31 kasus, pemalsuan dokumen 21 kasus, terorisme 6 kasus, penggelapan pajak 7 kasus, perjudian 6 kasus, penyuapan 18 kasus, narkotika 15 kasus, pornografi anak 1 kasus, pemalsuan uang 4 kasus, pencurian 1 kasus, pembalakan liar 6 kasus, penyelundupan 5 kasus dan tidak teridentifikasi 30 kasus.
LTKM yang diterima PPATK tersebut diterima dari Perusahaan Jasa Keuangan (PJK) berbentuk bank sebanyak 136 dan non bank sebanyak 109, dengan total 28.297 LTKM.
Ia mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, jumlah LTKM yang disampaikan PJK telah meningkat pesat. Jika pada tahun 2002, jumlah LTKM per bulannya adalah 103, jumlah ini meningkat menjadi 171 LTKM per bulan pada tahun 2005.
Jumlahnya terus meningkat menjadi 290 LTKM per bulan pada tahun 2006, lalu 486 LTKM per bulan pada tahun berikutnya.
"Pada tahun 2008, jumlah rata-rata LTKM per bulan mencapai 869 laporan. Hingga April ini jumlah rata-rata per bulannya menjadi 1310 LTKM sehingga rata-rata per harinya menjadi 43 LTKM," ujarnya.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
