BPS: Pertumbuhan Ekonomi 7% di 2010 Bukan Mustahil
Rabu, 10/06/2009 09:25 WIB
Foto: Dok detikFinance
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi sebesar 7% pada tahun 2010 bukan sesuatu yang mustahil, hal itu bisa dicapai jika situasi internal dan eksternal Indonesia mendukung.
Demikian disampaikan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Rusman Heriawan ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa malam (9/6/2009).
"Pertumbuhan ekonomi 2009 ini sudah rendah diperkirakan 4-4,5%, jadi kalau ada loncatan pertumbuhan ekonomi di 2010, pertumbuhan ekonomi 7% bukan sesuatu yang mustahil. Namun tergantung situasi internal dan eksternal," jelasnya.
Rusman menjelaskan untuk membuat kondisi internal kondusif, pemerintah harus bekerja keras sehingga situasi dalam negeri bisa menunjang pertumbuhan ekonomi baik dari sisi konsumsi ataupun dari sisi investasi.
Sementara dari sisi eksternal, harus dilihat apakah kondisi negara-negara yang menjadi mitra dagang Indonesia sudah pulih dari imbas krisis ekonomi global. "Kondisi likuiditas dunia juga jadi pertimbangan penting untuk melihat faktor investasi," imbuhnya.
"Jadi pertumbuhan ekonomi 7% itu bisa diraih dengan ambisi dan kerja keras. Namun yang aman dan rasional untuk digunakan sebagai asumsi makro 2010 adalah 6%," katanya.
Sebelumnya Panitia Anggaran DPR meminta pemerintah untuk bekerja keras di tahun 2010 sehingga pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7%, meskipun pada asumsi makro RAPBN 2010, disetujui proyeksi pertumbuhan ekonoi adalah 5-6%.
(dnl/lih)
Demikian disampaikan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Rusman Heriawan ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa malam (9/6/2009).
"Pertumbuhan ekonomi 2009 ini sudah rendah diperkirakan 4-4,5%, jadi kalau ada loncatan pertumbuhan ekonomi di 2010, pertumbuhan ekonomi 7% bukan sesuatu yang mustahil. Namun tergantung situasi internal dan eksternal," jelasnya.
Rusman menjelaskan untuk membuat kondisi internal kondusif, pemerintah harus bekerja keras sehingga situasi dalam negeri bisa menunjang pertumbuhan ekonomi baik dari sisi konsumsi ataupun dari sisi investasi.
Sementara dari sisi eksternal, harus dilihat apakah kondisi negara-negara yang menjadi mitra dagang Indonesia sudah pulih dari imbas krisis ekonomi global. "Kondisi likuiditas dunia juga jadi pertimbangan penting untuk melihat faktor investasi," imbuhnya.
"Jadi pertumbuhan ekonomi 7% itu bisa diraih dengan ambisi dan kerja keras. Namun yang aman dan rasional untuk digunakan sebagai asumsi makro 2010 adalah 6%," katanya.
Sebelumnya Panitia Anggaran DPR meminta pemerintah untuk bekerja keras di tahun 2010 sehingga pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7%, meskipun pada asumsi makro RAPBN 2010, disetujui proyeksi pertumbuhan ekonoi adalah 5-6%.
(dnl/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
