detikfinance

Heidelberg Crossing 14,1% Saham Indocement Rp 3,123 Triliun

Indro Bagus SU - detikfinance
Rabu, 10/06/2009 11:41 WIB
Jakarta - HeidelbergCement resmi melepas 520,5 juta saham (14,1%) PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) senilai Rp 3,123 triliun. Transaksi tutup sendiri (crossing) telah dilakukan pada pukul 09.41.11 JATS di harga Rp 6.000 per saham.

Transaksi dilakukan melalui broker PT ABN AMRO Asia Securities (kode broker HG) sebanyak 1,041 juta lot. Jumlah saham yang dilepas itu sesuai dengan rencana HeidelbergCement melepas sebagian kepemilikan sahamnya di INTP.

Sebelum transaksi ini, komposisi pemegang saham INTP adalah Grup Salim 13%, Heidelberg 65% dan publik 22%. Sayangnya, manajemen perseroan enggan membeberkan informasi perubahan kepemilikan saham INTP.

"Sejauh ini kami belum menerima laporan soal itu. Transaksi itu terjadi di tingkat pemegang saham," ujar Corporate Secretary INTP, Dani Handayani saat dihubungi detikFinance, Rabu (10/6/2009).

Namun menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia, transaksi dilakukan antara investor asing sepenuhnya. Hingga saat ini, detikFinance belum mengetahui kepada siapa Heidelberg melepas sahamnya.

Boleh jadi, Heidelberg menjual 14,1% sahamnya kepada grup Salim sebagai salah satu pemegang saham INTP lainnya.

Beberapa waktu lalu, pimpinan grup Salim Anthony Salim menyatakan minatnya atas saham INTP milik Heidelberg yang akan dilepas.

"Transaksi tersebut terjadi di tingkat pemegang saham. Sebelum kami menerima laporan resminya, kami belum tahu detilnya," ujar Dani.

Melalui transaksi ini, HeidelbergCement memperoleh dana segar sebesar Rp 3,123 triliun atau setara dengan US$ 310 juta. Kepemilikan HeidelbergCement kini tersisa 51%.




(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.