Unit Usaha Syariah Manulife Incar Premi Rp 25 Miliar di 2009
Jumat, 12/06/2009 14:10 WIB
Foto: Manulife
Jakarta - Perusahaan asuransi jiwa Manulife Indonesia meluncurkan Unit Usaha Syariah (UUS). Manulife mengincar premi asuransi sebesar Rp 25 miliar melalui bisnis syariah di tahun ini.
Layanan yang diberikan oleh Manulife Syariah ini akan fokus pada produk asuransi jiwa "single premium" dengan premi berkala. Melalui program ini, nasabah menyetorkan premi setiap 1 bulan, 4 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.
Adapun produk-produk "single premium" dengan premi sekali bayar belum akan diluncurkan.
Sebelumnya, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (PT AJMI) telah mengantongi rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) sejak Februari 2009.
PT AJMI juga akan mengandalkan "unit link" untuk menghimpun premi dari bisnis syariahnya ini. Keberadaan "unit link" sempat menyumbang lebih dari separuh total premi PT AJMI sebelum krisis finansial global.
Dewan Penasihat Syariah Manulife Syariah Endy M. Astiwara menyatakan bahwa premi yang terkumpul dari nasabah akan dihimpun dalam skim "wakalah".
President Director Manulife Adi Purnomo menyatakan pangsa asuransi jiwa syariah saat ini masih berkisar 3 persen. Namun mengaca pada pertumbuhan industri asuransi syariah 2008 yang mencapai 60 persen membuat peluang untuk meluncurkan produk asuransi syariah masih sangat tinggi.
Tahun lalu, PT AJMI masih dapat bertahan dari terjangan krisis finansial global dengan tetap mencatat pertumbuhan pendapatan premi sebesar 16 persen dari Rp 2,46 triliun di 2007 menjadi Rp. 2,85 triliun di 2008.
Sementara Executive Vice President Manulife Nelly Husnayati menambahkan bahwa disamping "unitlink" manulife juga akan meluncurkan produk reksadana syariah.
"Kami juga akan menjajaki produk mikro insurance untuk menjangkau asuransi yang lebih luas lagi," kata Nelly dalam peluncuran UUS Manulife di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (12/6/2009).
(lih/lih)
Layanan yang diberikan oleh Manulife Syariah ini akan fokus pada produk asuransi jiwa "single premium" dengan premi berkala. Melalui program ini, nasabah menyetorkan premi setiap 1 bulan, 4 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.
Adapun produk-produk "single premium" dengan premi sekali bayar belum akan diluncurkan.
Sebelumnya, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (PT AJMI) telah mengantongi rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) sejak Februari 2009.
PT AJMI juga akan mengandalkan "unit link" untuk menghimpun premi dari bisnis syariahnya ini. Keberadaan "unit link" sempat menyumbang lebih dari separuh total premi PT AJMI sebelum krisis finansial global.
Dewan Penasihat Syariah Manulife Syariah Endy M. Astiwara menyatakan bahwa premi yang terkumpul dari nasabah akan dihimpun dalam skim "wakalah".
President Director Manulife Adi Purnomo menyatakan pangsa asuransi jiwa syariah saat ini masih berkisar 3 persen. Namun mengaca pada pertumbuhan industri asuransi syariah 2008 yang mencapai 60 persen membuat peluang untuk meluncurkan produk asuransi syariah masih sangat tinggi.
Tahun lalu, PT AJMI masih dapat bertahan dari terjangan krisis finansial global dengan tetap mencatat pertumbuhan pendapatan premi sebesar 16 persen dari Rp 2,46 triliun di 2007 menjadi Rp. 2,85 triliun di 2008.
Sementara Executive Vice President Manulife Nelly Husnayati menambahkan bahwa disamping "unitlink" manulife juga akan meluncurkan produk reksadana syariah.
"Kami juga akan menjajaki produk mikro insurance untuk menjangkau asuransi yang lebih luas lagi," kata Nelly dalam peluncuran UUS Manulife di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (12/6/2009).
(lih/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 08:18 WIB
Adhi Karya Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:56 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:45 WIB
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB
8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha
-
Jumat, 25/05/2012 07:30 WIB
Saham Teknologi Hambat Penguatan Wall Street
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
