detikfinance

Anggota OPEC Yakin Harga Minyak Tembus US$ 90 di 2010

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Minggu, 14/06/2009 10:19 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Salah satu anggota OPEC, Aljazair memperkirakan harga minyak akan kembali menembus US$ 90 per barel pada semester kedua 2010.

"Pasar minyak akan stabil di level US$ 90 per barel. Level ini akan tercapai sekitar pertengahan atau semester kedua 2010," kata Menteri Energi Aljazair Chakib Khelil seperti dikutip dari AFP, Minggu (14/6/2009).

Menurut Khelil, harga minyak yang kini bertengger US$ 70 per barel mencerminkan kondisi yang normal terkait anjloknya cadangan minyak. Terlebih lagi International Energy Agency (IEA) baru saja merevisi prediksi mereka dan memperkirakan permintaan dunia akan membaik.

Khelil juga mengatakan faktor dibalik kenaikan harga minyak saat ini sesungguhnya adalah kenaikan konsumsi di AS dan China yang menunjukkan pemulihan ekonomi.

Harga minyak pada perdagangan Jumat akhirnya melandai setelah rally selama seminggu terakhir. Harga minyak turun sedikit akibat aksi profit taking yang membuat nilai tukar dolar AS rebound.

Pada perdagangan di New York, Jumat (12/6/2009), harga minyak jenis light sweet menyentuh US$ 72,04 per barel atau turun sekitar US$ 64 sen dari penutupan Kamis (11/6/2009).



(lih/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.